COD HP Berujung Maut, Pemuda di Sumedang Tewas Dibunuh Rekannya Sendiri, Dendam Jadi Alasan
Seorang pemuda di Sumedang ditemukan tak bernyawa setelah diduga menjadi korban pembunuhan oleh orang yang dikenalnya sendiri saat transaksi COD.
Untuk memastikan penyebab kematian secara medis, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih guna menjalani autopsi.
Kapolres Sumedang, Sandityo Mahardika, menjelaskan bahwa kasus ini awalnya diduga sebagai tindak pidana pencurian dengan kekerasan.
Namun setelah dilakukan pendalaman, terungkap adanya unsur perencanaan yang dilatarbelakangi dendam pribadi.
“Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan keterangan para saksi, serta membawa korban untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian secara medis. Dugaan awal mengarah pada tindak pidana pencurian dengan kekerasan, namun saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan pendalaman oleh Sat Reskrim,” terangnya.
Pelaku Ditangkap Hanya Berselang Jam
Tak butuh waktu lama bagi aparat untuk mengungkap pelaku.
Pada Minggu siang sekitar pukul 13.00 WIB, polisi berhasil meringkus pria berinisial A alias Adit Aryasyaputra di wilayah Sumedang Selatan.
Tepatnya di Jalan Pangeran Prabu Geusan Ulun, Kelurahan Regol Wetan, Kecamatan Sumedang Selatan.
Kasat Reskrim Polres Sumedang, Tanwin Nopiansah, mengatakan pelaku sempat dalam pengejaran sebelum akhirnya berhasil diamankan.
“Benar, pelaku sudah teridentifikasi dan berhasil kami amankan. Kami juga berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat untuk mempercepat proses pengejaran,” ujarnya.
Penangkapan tersebut sekaligus membongkar motif di balik pembunuhan yang sempat diduga sebagai kasus pencurian dengan kekerasan.
Dendam soal Kehamilan Istri
Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa pembunuhan ini dilatarbelakangi dendam pribadi.
Korban diduga pernah melontarkan ucapan yang menyinggung pelaku terkait kehamilan istrinya.
“Disebabkan oleh dendam terhadap korban, karena korban pernah mengatakan anak yang dikandung oleh istri pelaku bukan merupakan anak kandung pelaku,” ungkap AKBP Sandityo Mahardika.
Saat ini, istri pelaku diketahui tengah mengandung lima bulan.
Ucapan tersebut memicu emosi dan menyisakan dendam yang kemudian berkembang menjadi niat untuk menghabisi nyawa korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pemuda-di-Sumedang-Tewas-Dibunuh-Temannya-saat-COD.jpg)