COD HP Berujung Maut, Pemuda di Sumedang Tewas Dibunuh Rekannya Sendiri, Dendam Jadi Alasan
Seorang pemuda di Sumedang ditemukan tak bernyawa setelah diduga menjadi korban pembunuhan oleh orang yang dikenalnya sendiri saat transaksi COD.
Selain faktor emosional, polisi juga menemukan motif lain, yakni keinginan pelaku untuk menguasai barang berharga milik korban dalam skenario transaksi COD palsu.
Pelaku kini dijerat dengan Pasal 459 KUHP, Pasal 458 KUHP, dan Pasal 479 KUHP, yang ancaman hukumannya mencapai pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara maksimal 20 tahun.
Polisi terus mendalami kasus ini untuk memastikan semua bukti dan saksi dapat menguatkan proses hukum.
Direncanakan Sendiri, Tanpa Keterlibatan Pihak Lain
Perkembangan terbaru dari penyidikan mengungkap bahwa aksi pembunuhan terhadap Juanda dilakukan sepenuhnya oleh tersangka seorang diri.
Polisi memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat dalam perencanaan maupun pelaksanaan kejahatan tersebut.
Tersangka diketahui berinisial A alias Adit Aryasyaputra.
Ia dan korban diketahui saling mengenal dan bahkan sempat berteman.
Sandityo Mahardika, menegaskan bahwa seluruh skenario pembunuhan dirancang sendiri oleh tersangka, mulai dari mengatur pertemuan hingga eksekusi di lokasi kejadian.
“Tersangka melakukan perencanaan pembunuhan seorang diri, sehingga semua rencana awal sampai akhir hasil sendiri, dan tersangka membunuh,” ujarnya saat konferensi pers di Mapolres Sumedang, Senin (23/2/2026).
Menurutnya, penyidik telah menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain, namun tidak ditemukan bukti yang mengarah ke sana.
“Hubungan antara pelaku dan korban kurang lebih teman. Tapi tidak ada indikasi pelaku bekerja sama dengan orang lain,” tambahnya.
Menyiapkan Segalanya sebelum Eksekusi
Tak hanya itu, tersangka disebut telah mempersiapkan aksinya dengan cukup matang.
Untuk membiayai aksinya, pelaku bahkan rela menggadaikan mobil pribadinya.
Dana tersebut digunakan untuk membeli airsoft gun.
Setelah itu, ia menyewa kendaraan lain agar pergerakannya tidak mudah terlacak dan untuk menjemput korban seolah-olah menuju lokasi transaksi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pemuda-di-Sumedang-Tewas-Dibunuh-Temannya-saat-COD.jpg)