Mahasiswa UIN Suska Riau Aniaya Mahasiswi Pakai Kampak, Diduga Karena Cinta Ditolak
Pelaku membawa 2 senjata tajam yakni kapak dan parang. Namun yang digunakan pelaku, adalah kapak.
Terkini, pelaku sudah ditetapkan tersangka dan sudah ditahan.
"Tersangka sudah kami tahan di Polsek Binawidya," kata Kasat Reskrim.
Korban Akan Dirujuk
Korban kini dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru dan rencananya akan dirujuk ke rumah sakit lain lantaran dari keterangan dokter luka bacok yang dialami korban cukup parah dan dalam.
"Sehingga harus kita rujuk ke rumah sakit yang lebih mumpuni. Korban mengalami luka di bagian kepala dan tangan. Tapi nanti kami koordinasikan lagi dengan pihak Rumah Sakit Bhayangkara apakah ada lagi luka korban selain di dua titik tersebut," beber Anggi.
Sementara itu, suasana di lokasi kejadian di kampus masih menyisakan jejak mencekam.
Ceceran darah terlihat jelas membasahi lantai depan ruangan ujian lantai dua bangunan, tempat peristiwa terjadi.
Area tersebut telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Bekas darah yang mulai mengering itu, menyebar di beberapa titik.
Korban merupakan mahasiswi semester 8 asal Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.
Korban berusaha menangkis serangan hingga mengalami patah pada pergelangan tangan serta luka di bagian kepala.
Beruntung petugas keamanan kampus sigap dan langsung mengamankan pelaku.
Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul Cinta Ditolak Kapak Bertindak! Pelaku Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau Berniat Membunuh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Farradhilla-Ayu-Pramesti-dibacok.jpg)