Kamis, 11 Juni 2026

Bisnis Antar Jemput Mahasiswa di UNS: Driver Bisa Jadi Narasumber Tugas hingga Teman Ngobrol

Bisnis antar jemput (anjem) mulai bertebaran di sejumlah kampus, salah satunya di Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, Jawa Tengah.

Tayang:
Tribunnews.com/Muhamad Deni Setiawan
ANJEM UNS - Driver Anjem UNS, Yoga Afda Rizki (23), sesaat sebelum menjemput pelanggan dari asrama mahasiswa Universitas Sebelas Maret, Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (27/2/2026). 

"Tentang prodi mereka kayak gimana atau mungkin tentang KKN (Kuliah Kerja Nyata) atau magang. Jadi aku bisa dapat insight (wawasan) dari prodi yang lain," ujarnya.

Awal Mula Bisnis Anjem UNS

Dihubungi terpisah, Restu menceritakan inspirasinya menjalankan bisnis antar jemput di UNS, yaitu setelah mengunjungi teman-temannya di Semarang.

Alumnus prodi D4 Demografi dan Pencatatan Sipil, Sekolah Vokasi, UNS itu mulai melayani pelanggan pada Maret 2024 lalu.

"Saya main ke Semarang, terus ngobrol-ngobrol dengan teman-teman di Semarang. Terus kok katanya di sana sudah agak rame bisnis Anjem ini, sedangkan dari aku sendiri lihat di UNS, di Solo kok belum ada ya jasa semacam ini," ujar Restu kepada Tribunnews.com, Senin (23/2/2026).

Anjem UNS - Driver Anjem UNS saat mengikuti acara Ramadhan Gathering pada Rabu (25/2/2026).
Anjem UNS - Driver Anjem UNS saat mengikuti acara Ramadhan Gathering pada Rabu (25/2/2026). (HO/IST)

Ia merasa heran lantaran lingkungan UNS juga memiliki kepadatan penduduk yang tak kalah banyak dengan kampus-kampus di daerah lain.

Kampus induk UNS yang terletak di pinggiran Kota Solo bagian timur laut, tepatnya di tepi Sungai Bengawan Solo itu setidaknya memiliki lebih dari 30.000 ribu mahasiswa.

Dari situ, Restu mulai membuka jasa Anjem. Ia menjalankan sendiri bisnisnya itu hingga akhir tahun 2024.

Setelah dirinya mulai keteteran karena pelanggan makin banyak, Restu akhirnya memutuskan untuk merekrut driver dari luar.

"Akhirnya seiring waktu berjalan, seiring tambahnya customer juga, akhirnya bisa sebanyak ini sekarang," ungkapnya.

Perkembangan Bisnis Anjem UNS

Setelah hampir dua tahun berjalan, bisnis Anjem UNS berkembang sedemikian rupa hingga memiliki 52 driver dan mempunyai lebih dari 9 ribu pelanggan.

Secara struktur bisnis, Restu yang saat ini berada di Jakarta bukan hanya bekerja bersama mitra driver.

Pria kelahiran tahun 2003 itu juga dibantu oleh staf administrasi dan media sosial.

"Di bawah saya ada satu admin yang memang saya pasrahkan untuk mengurus operasionalnya di Solo karena saya sendiri sekarang domisilinya sudah enggak di Solo."

"Jadi saya meng-handle satu admin untuk mengurus operasional di Solo. Terus ada tim sosmed dan mitra driver," tuturnya.

Namun, Anjem UNS tak hanya menyediakan jasa antar jemput saja.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved