OTT KPK di Pekalongan
Profil Mohammad Yulian Akbar, Sekda Pekalongan yang Ikut Kena OTT KPK, Hartanya Rp3,8 Miliar
KPK OTT 12 orang di Pemkab Pekalongan, termasuk Bupati Fadia Arafiq dan Sekda, terkait dugaan pengadaan barang dan jasa.
Sedangkan jenjang S2 ditempuhnya di jurusan Magister Administrasi Publik Universitas Gajah Mada (UGM).
Perjalan karier
Yulian mengawali kariernya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Adapun jabatan pentingnya baru diemban pada 2009.
Ia kala itu dipercaya sebagai Kepala Subid. Pemerintahan BAPPEDA & PM Kabupaten Pekalongan hingga 2010.
Yulian berpindah-pindah di berbagai dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Berikut perjalan karier selengkapnya hingga dipercaya sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan:
- Kepala Subbid. Pemerintahan BAPPEDA & PM Kabupaten Pekalongan (2009-2010)
- Kepala Bidang Perekonomian dan Penanaman Modal BAPPEDA Kabupaten Pekalongan (2010-2011)
- Kepala Bidang Kepemudaan DINPORAPAR Kabupaten Pekalongan (2011-2013)
- Kepala Bidang Perekonomian BAPPEDA Kabupaten Pekalongan (2014-2016)
- Kepala Bidang Program, Monitoring dan Evaluasi Pembangunan BAPPEDA Kabupaten Pekalongan (2016-2017)
- Sekretaris BAPPEDA Kabupaten Pekalongan (2017-2020)
- Kepala BAPPEDA Kabupaten Pekalongan (2020-2021)
- Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan (2021-Sekarang)
Baca juga: KPK Angkut 11 Orang dalam Kloter Kedua OTT Bupati Pekalongan, Sekda Turut Dibawa ke Jakarta
Harta Kekayaan
Yulian memiliki harta kekayaan mencapai Rp.3.897.600.000.Jumlah tersebut ia laporkan ke Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 31 Desember 2024.
Berikut rincian lengkapnya.
Tanah Dan Bangunan Rp. 3.045.000.000
- Tanah Dan Bangunan Seluas 132 M2/50 M2 Di Kab / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp. 600.000.000
- Tanah Dan Bangunan Seluas 108 M2/40 M2 Di Kab / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp. 275.000.000
- Tanah Dan Bangunan Seluas 108 M2/100 M2 Di Kab / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp. 750.000.000
- Tanah Dan Bangunan Seluas 21 M2/21 M2 Di Kab / Kota Kota Semarang , Hasil Sendiri Rp. 400.000.000
- Tanah Dan Bangunan Seluas 148 M2/50 M2 Di Kab / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp. 370.000.000
- Tanah Dan Bangunan Seluas 465 M2/100 M2 Di Kab / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp. 650.000.000
Alat Transportasi Dan Mesin Rp. 90.000.000
- Mobil, Honda Jazz Tahun 2005, Hasil Sendiri Rp. 40.000.000
- Motor, Honda Supra Fit Tahun 2004, Hasil Sendiri Rp. 2.000.000
- Motor, Honda Solo Tahun 2021, Hasil Sendiri Rp. 23.000.000
- Motor, Honda Solo Tahun 2022, Hasil Sendiri Rp. 25.000.000
Harta Bergerak Lainnya Rp. 32.000.000
Surat Berharga Rp. ----
Baca juga: Sosok Ashraff Abu, Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Anggota DPR RI Berharta Rp42 Miliar
Kas Dan Setara Kas Rp. 130.600.000
Harta Lainnya Rp. 600.000.000
Sub Total Rp. 3.897.600.000
Utang Rp. ----
Total Harta Kekayaan (Ii-Iii) Rp. 3.897.600.000
(Tribunnews.com/Endra/Ilham Rian Pratama)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/P-Profil-Mohammad-Yulian-Akbar-Sekda-Pekalongan-yang-Ikut-Kena-OTT-KPK-Hartanya-Rp38-Miliar.jpg)