Iran Vs Amerika Memanas
Kekhawatiran Perang Timur Tengah Picu Antrean BBM di Daerah, Ini Respons Pemerintah-Pertamina
Antrean panjang BBM di Medan, Jember, dan Aceh dipicu kekhawatiran perang Timur Tengah, pemerintah-pertamina pastikan stok aman.
Ringkasan Berita:
- Kekhawatiran perang Timur Tengah memicu antrean panjang BBM di Medan, Jember, dan Aceh.
- Warga berbondong-bondong mengisi penuh tangki karena takut harga naik dan stok menipis.
- Pertamina menegaskan distribusi energi tetap lancar, stok aman hingga Idulfitri, dan meminta masyarakat tidak panic buying.
- Pemerintah menyiapkan strategi subsidi dan penyesuaian harga untuk menjaga stabilitas ekonomi.
TRIBUNNEWS.COM - Kekhawatiran terhadap dampak perang di Timur Tengah memicu antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di sejumlah daerah di Indonesia.
Masyarakat berbondong-bondong membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) karena takut harga melonjak dan pasokan terganggu. Pemerintah bersama Pertamina pun angkat bicara menyoroti fenomena tersebut.
Antrean BBM di Sejumlah Daerah
Di Medan, Sumatera Utara, antrean panjang mulai terlihat sejak Kamis (5/3/2026) sore di sejumlah SPBU. Warga rela mengantre berjam-jam untuk mendapatkan BBM, baik subsidi maupun non-subsidi.
Pantauan di beberapa lokasi menunjukkan antrean kendaraan bahkan meluber hingga keluar area SPBU.
Biasanya, antrean BBM non-subsidi relatif singkat, namun kali ini kendaraan tampak mengular hingga ke jalan raya.
Sejumlah warga mengaku sengaja mengisi bahan bakar lebih awal untuk mengantisipasi kemungkinan kelangkaan BBM akibat dampak geopolitik global.
“Takut nanti stoknya habis kalau perang makin besar,” ujar salah satu warga yang ikut mengantre di SPBU.
Fenomena serupa juga terjadi di Jember, Jawa Timur. Antrean kendaraan roda dua dan roda empat terlihat di SPBU Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates.
Kendaraan yang mengantre bahkan sampai memadati badan jalan sehingga menyebabkan kemacetan.
Tidak hanya di Pulau Jawa dan Sumatera bagian utara, antrean juga terpantau di beberapa SPBU di Banda Aceh, Aceh.
Sejak Kamis siang hari, kendaraan roda dua dan roda empat mulai memadati SPBU hingga mengganggu arus lalu lintas.
Di SPBU Jalan Syiah Kuala, kendaraan roda empat terlihat mengantre dua baris hingga ke badan jalan. Sementara di SPBU Gampong Mulia, antrean kendaraan membentuk satu baris panjang.
Antrean juga dilaporkan terjadi di SPBU Batoh, Kuala Alam, dan Lueng Bata, meskipun kepadatan kendaraan belum setinggi lokasi lainnya.
Baca juga: Gara-gara Isu BBM Langka dalam 20 Hari, Sejumlah SPBU di Sumut Diserbu Warga
Respons Pemerintah-Pertamina
Pertamina Pastikan Stok BBM Aman, Minta Warga Tak Panic Buying
Di tengah antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), pihak Pertaminamemastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di berbagai wilayah tetap aman dan distribusi berjalan normal.
Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan perusahaan terus memantau perkembangan global yang berpotensi memengaruhi distribusi energi di dalam negeri.