Kamis, 21 Mei 2026

Berita Viral

Mahasiswa Undip Dikeroyok 30 Orang hingga Gegar Otak, Kasus Berakhir Damai

Mahasiswa Undip dikeroyok 30 orang hingga gegar otak dan patah hidung. Kasus yang mandek sejak 2025 akhirnya dimediasi dan disepakati damai.

Tayang:

"Kami bekerja berdasarkan regulasi. Tidak hanya Arnendo tetapi semua korban kami sangat berharap mereka bisa melanjutkan studi di Fakultas Ilmu Budaya,"

"Kami berharap ketika para mahasiswa itu masuk kemudian diproses di pendidikan di fakultas kita, kemudian tentu bisa lulus, lulus tepat waktu, dan kami akan membantu bila mereka mengalami kesulitan," tambahnya.

Terpisah, Direktur Direktorat Jejaring Media, Komunitas dan Komunikasi Publik Undip, Nurul Hasfi mengatakan, pihak universitas telah membentuk dua tim.

Dua tim tersebut merupakan tim etik untuk menyelidiki kasus penganiayaan dan tim satgas kekerasan seksual.

"Tim Undip saat ini sudah membuat dua tim. Yang pertama adalah tim etik untuk melihat lebih jauh atau menyelidiki kasus dugaan penganiayaan, dan yang kedua adalah satgas kekerasan seksual," ujarnya.

Satgas kekerasan seksual tersebut nantinya akan menampung laporan yang mencuat di media sosial.

"Satgas kekerasan seksual nanti terutama untuk menampung laporan yang kemarin sudah keluar di media, ada yang dilaporkan dugaan kasus pelecehan seksual," jelasnya.

Saat ini, kedua tim masih bekerja dan tengah melakukan penyelidikan.

Dari informasi yang ia dapat, ada tiga orang yang melapor terkait pelecehan seksual.

"Sejauh ini di media ada tiga," ujarnya.

Diwartakan sebelumnya, ada sebuah video yang diunggah oleh Zainal Petir di media sosial yang menampilkan kondisi fisik Arnendo.

Baca juga: Mahasiswa Undip Dianiaya Puluhan Teman, Komisi III DPR Minta Polisi Bertindak Tegas

Terlihat Arnendo mengalami luka-luka lebam di tubuh bagian atas hingga ke kepalanya.

Mengutip TribunJateng.com, Zainal mengatakan, Arnendo dianiaya oleh puluhan orang sejak pukul 23.00 WIB hingga 04.15 WIB.

"Arnendo diperlakukan seperti anjing sambil diketawain oleh para pelakunya,” kata Zainal, dikutip dari TribunJateng.com.

Korban, ujarnya, dipukuli, disundut rokok, ditusuk jarum, hingga kemaluan korban diolesi cairan panas.

Arnendo pun alami patah tulang dan gegar otak serta trauma hingga membuatnya tak berani mengikuti perkuliahan.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Babak Baru Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip: Korban dan Pelaku Sepakat Tempuh Kekeluargaan

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJateng.com, Franciskus Ariel Setiaputra/Reza Gustav Pradana)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved