Selasa, 2 Juni 2026

Program Makan Bergizi Gratis

Curhat ke Prabowo, Bocah asal Nias Minta Makan Bergizi Gratis: Belum Sampai ke Sekolah

Yemisa Zebua, bocah Nias viral, curhat ke Prabowo soal cita-cita jadi dokter dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
HO/IST
PROGRAM MBG - Yemisa Zebua, siswa Nias, kembali curhat ke Presiden Prabowo tentang cita-cita jadi dokter dan program MBG di sekolahnya. 

Ringkasan Berita:
  • Yemisa Zebua, siswa Nias yang sempat viral karena meminta jembatan, kembali mendapat perhatian saat berdialog dengan Presiden Prabowo. 
  • Ia berterima kasih atas jembatan baru, lalu menyampaikan cita-cita menjadi dokter, keterbatasan ekonomi, serta menagih program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sekolahnya.

TRIBUNNEWS.COM - Yemisa Zebua, siswa asal Nias yang sempat viral di media sosial karena meminta pembangunan jembatan kepada Presiden Prabowo Subianto, kembali mendapat perhatian saat berdialog langsung dengan Presiden. 

Dalam dialog daring tersebut, Yemisa menyampaikan sejumlah harapannya, mulai dari cita-citanya menjadi dokter hingga sekolahnya yang menagih program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sekolahnya.

Dalam dialog tersebut, Yemisa terlebih dahulu mengucapkan terima kasih kepada Presiden atas pembangunan jembatan yang kini memudahkan para siswa menuju sekolah. 

“Terima kasih atas bantuan Bapak Presiden, sekarang kami tidak membuka sepatu lagi kalau berangkat ke sekolah,” ujar Yemisa dalam dialog bersama Presiden,Senin (9/3).

Sebelumnya, para siswa di wilayah tersebut harus menyeberangi sungai dengan kondisi yang cukup berisiko untuk menuju sekolah. 

Mereka bahkan harus melepas sepatu agar tidak basah saat menyeberangi sungai. Presiden Prabowo kemudian menanyakan tentang pendidikan Yemisa. Ia diketahui berusia 17 tahun dan saat ini duduk di kelas 12.

Saat ditanya tentang rencana masa depannya, Yemisa mengaku ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan bercita-cita menjadi dokter. 

Namun kondisi ekonomi keluarga menjadi kendala baginya. 

“Orang tua saya tidak mampu,” kata Yemisa.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Prabowo menyatakan akan membuka peluang bagi Yemisa untuk mengikuti tes sebagai bagian dari upaya membantu pendidikan. 

“Kedokteran? Ya sudah nanti kamu di tes,” ujar Presiden.

Tidak hanya menyampaikan keinginannya sendiri, Yemisa juga memperjuangkan teman-temannya yang ingin melanjutkan pendidikan. 

Ia menyebut ada tiga temannya yang memiliki harapan yang sama.

Presiden kemudian meminta jajaran TNI setempat untuk mencatat nama-nama para siswa tersebut.

“Danrem coba dicatat namanya, karena dia punya keberanian dan leadership langsung lapor ke saya,” kata Prabowo.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved