Sekolah Rakyat
Polda Sumbar dan Dinas Sosial Inisiasi Pembinaan Sekolah Rakyat
Polda Sumbar bersama Dinsos bentuk program Pembinaan Sekolah Rakyat (SR) menyasar pemenuhan hak pendidikan keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Kombes Pol Anissullah M. Ridha menjelaskan, Biro SDM Polda Sumbar telah menyiapkan rangkaian kegiatan terukur ke depannya.
Bentuk pendampingan yang diberikan mencakup pengawasan psikologis hingga pelatihan kemandirian bagi para pelajar.
Perhatian Sekolah Rakyat
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan seluruh siswa Sekolah Rakyat harus menuntaskan pendidikan hingga jenjang SMA.
Dia menegaskan tidak boleh ada satu siswa Sekolah Rakyat yang putus sekolah.
"Siswa-siswa Sekolah Rakyat harus lulus sampai SMA. Tidak boleh ada yang putus. Semua lulus sampai SMA,” ujar Gus Ipul.
Baca juga: Siswi Sekolah Rakyat Jadi Atlet Karate Telah Raih 16 Medali, Kini Beradaptasi Lebih Disiplin
Gus Ipul menjelaskan setelah lulus SMA, negara tidak akan lepas tangan.
Bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, Sekolah Rakyat akan mengawal dan membina agar mereka bisa kuliah sesuai minat dan kemampuan akademiknya.
"Setelah lulus SMA, bagi yang pengen kuliah akan dikawal, akan dibina supaya bisa kuliah. Sepenuhnya biaya pemerintah. Bisa ke Perguruan Tinggi Negeri atau juga ke Perguruan Tinggi yang lain sesuai dengan minat bakatnya," kata Gus Ipul.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/polda-sumbar-dan-sekolah-rakyat.jpg)