Sekolah Rakyat
Polda Sumbar dan Dinas Sosial Inisiasi Pembinaan Sekolah Rakyat
Polda Sumbar bersama Dinsos bentuk program Pembinaan Sekolah Rakyat (SR) menyasar pemenuhan hak pendidikan keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Ringkasan Berita:
- Polda Sumatera Barat bersama Dinsos Provinsi Sumbar mengambil langkah bersama dalam merespons Keppres Nomor 120 Tahun 2025 yang dikeluarkan Presiden Prabowo Subianto.
- Langkah ini diwujudkan melalui pembentukan program Pembinaan Sekolah Rakyat (SR) yang menyasar pemenuhan hak pendidikan bagi keluarga miskin dan miskin ekstrem di wilayah Sumbar.
- Program tersebut diresmikan oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta di Lapangan Apel Mapolda Sumbar, Kota Padang, Selasa (10/3/2026).
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat bersama Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sumbar mengambil langkah bersama dalam merespons Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 120 Tahun 2025 yang dikeluarkan Presiden Prabowo Subianto.
Langkah ini diwujudkan melalui pembentukan program Pembinaan Sekolah Rakyat (SR) yang menyasar pemenuhan hak pendidikan bagi keluarga miskin dan miskin ekstrem di wilayah Sumbar.
Program tersebut diresmikan langsung oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta di Lapangan Apel Mapolda Sumbar, Kota Padang, Selasa (10/3/2026).
Sebagai pelaksana teknis di lapangan, Kepala Biro SDM Polda Sumbar Kombes Pol Anissullah M. Ridha ditugaskan untuk menyusun skema pembinaan karakter yang komprehensif bagi para siswa.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumbar, Syaifullah, menyambut positif pelibatan instansinya dalam program pembinaan tersebut.
Ia bahkan mengusulkan agar sinergi antar-lembaga ini ditetapkan secara berkesinambungan.
"Kami sangat mendukung penuh langkah Polda Sumbar. Bahkan, kami berharap kemitraan ini ditingkatkan derajatnya menjadi permanen agar proses transformasi karakter anak-anak kita di Sekolah Rakyat memiliki keberlanjutan yang kuat," kata Syaifullah.
Baca juga: Gus Ipul Dorong Sekolah Rakyat Jadi Prioritas Papua Barat
Dalam peresmian tersebut, sejumlah siswa Sekolah Rakyat yang telah mendapat pendampingan dari Biro SDM Polda Sumbar turut memperagakan keterampilan mereka.
Siswa SRMA 4 Padang yang dipimpin Muhammad Fauzan menampilkan peragaan Patroli Keamanan Sekolah (PKS).
Selain itu, kedisiplinan baris-berbaris (PBB) ditunjukkan oleh Fauzil dari SRMP 5 Solok, serta keterampilan kepanduan ditampilkan oleh Daniel Jonathan dari SRMP 4 Padang.
Di sela-sela agenda, Kapolda Sumbar membuka ruang dialog dengan para siswa.
Saat seorang siswa bernama Muhammad Asgar bertanya mengenai kunci kepemimpinan, Irjen Pol Gatot merespons bahwa integritas adalah modal utama seorang pemimpin.
Pada momen yang sama, beberapa siswi yakni Inayah Mustika Ratu, Erzizah Febrianigun, dan Tita Martalita juga menyampaikan aspirasi mereka yang ingin mendaftar sebagai Polisi Wanita (Polwan).
Terkait peta jalan program yang sempat ditanyakan oleh perwakilan guru, Eno Aulia Fikri, pihak kepolisian memastikan bahwa pembinaan tidak akan berhenti sebatas acara peresmian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/polda-sumbar-dan-sekolah-rakyat.jpg)