Mudik Lebaran 2026
Kesiapan Dishub Sukoharjo Hadapi Mudik Lebaran 2026: Adakan Mudik Gratis hingga Kerahkan 70 Personel
Kadishub Kabupaten Sukoharjo, FX Toni Sri Buntoro, menegaskan pihaknya telah siap menghadapi arus mudik lebaran tahun 2026 ini.
Ringkasan Berita:
- Kadishub Sukoharjo, Toni Sri Buntoro, mengaku pihaknya telah siap menghadapi arus mudik lebaran 2026.
- Dishub Sukoharjo juga mengadakan mudik gratis tahun ini bagi perantau asal Sukoharjo di Jakarta dan Bandung.
- Sebanyak 70 personel Dishub Sukoharjo dikerahkan untuk pengamanan lalu lintas arus mudik lebaran 2026.
TRIBUNNEWS.COM - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Toni Sri Buntoro, menegaskan pihaknya telah siap menghadapi arus mudik lebaran 2026.
Toni menjelaskan bahwa Dishub Sukoharjo telah menyiapkan 9 unit bus untuk program mudik gratis bagi perantau Sukoharjo di Jakarta dan Bandung.
Sebanyak 6 armada bus disiapkan bagi perantau asal Sukoharjo di Jakarta, sedangkan 3 armada bus untuk perantau asal Sukoharjo di Bandung.
"Tahun ini kita mengadakan mudik gratis sebanyak sembilan unit bus. Dari para pemudik Jakarta sebanyak 6 bus, dari Bandung sebanyak 3 bus, total 9 bus," kata Toni kepada Tribunnews.com di kantor Dishub Sukoharjo, Rabu (11/3/2026).
Toni berujar program mudik gratis bagi warga Sukoharjo ini telah rampung dikelola.
Sebanyak 9 bus yang sudah disiapkan telah terisi penuh kuotanya.
"Masing-masing bus daya muatnya 50 penumpang. Sudah berjalan. Sudah kita kelola, mulai dari pendaftaran kita kerja sama dengan paguyuban yang ada di wilayah tersebut," ujar Toni.
Baca juga: Menhub: 146 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran 2026, Transportasi Pribadi Masih Mendominasi
Rencananya, keberangkatan para perantau Sukoharjo di Jakarta dan Bandung dilaksanakan pada Senin, 16 Maret 2026.
Bagi perantau di Jakarta akan berangkat dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pukul 09.00 WIB.
Sementara itu, perantau di Bandung berangkat pada pukul 15.00 WIB.
"Peminat mudik gratis luar biasa. Jadi dari paguyuban sebenarnya sangat banyak sekali yang ingin mudik gratis. Karena Sukoharjo menyediakan 6, ya semuanya 6 unit dari Jakarta sudah terpenuhi semua," ucap Toni.
"Jadi begitu paguyuban kita sampaikan kita menyediakan 6 itu, dari anggota paguyuban itu langsung penuh," imbuhnya.
Toni menjelaskan bahwa program mudik gratis dari Dishub Sukoharjo ini tiap tahun diselenggarakan.
Tahun lalu, jumlah armada yang dikerahkan yaitu sebanyak 8 bus.
"Tahun ini 9 bus, naik 1 bus, karena Bandung ternyata peminatnya banyak," kata Toni.
Kerahkan 70 Personel
Kadishub Sukoharjo, Toni Sri Buntoro mengatakan bahwa sebanyak 70 personel dari Dishub Sukoharjo akan dikerahkan untuk mendukung pengamanan lalu lintas selama masa mudik dan arus balik.
Puluhan petugas tersebut memiliki tugas yang berbeda sesuai kebutuhan di lapangan.
"Kita mengerahkan personel dari Dishub kita kerahkan yang stand by sejumlah 70 personel. Sebanyak 50 personel membantu arus lalu lintas di pos jagam," kata Toni.
"Kemudian 6 petugas untuk pelayanan jika terjadi gangguan lalu lintas, 6 petugas untuk penanganan penerangan jalan umum jika ada lampu yang mati atau rusak," sambungnya.
Selain itu, Dishub Sukoharjo juga mengerahkan alat perlengkapan jalan selama arus mudik ini, salah satunya menambah rambu penunjuk jalan untuk membantu para pemudik ke lokasi yang sudah lama tidak melewati tempat tersebut.
"Ada 50 rambu tambahan portabel ke arah Wonogiri, Klaten, Karanganyar, di tempat-tempat strategis," ujar Toni.
Untuk merekayasa lalu lintas selama masa mudik dan arus balik, Dishub Sukoharjo juga menambah barikade, water barrrier, dan juga traffic cone.
Di sisi lain, Toni menjelaskan Dishub Sukoharjo bersama Satlantas Polres Sukoharjo akan melakukan ramp check atau pemeriksaan kelayakan kendaraan pada 12 hingga 26 Maret 2026.
"Ramp check bertujuan memastikan kendaraan yang digunakan selama masa mudik benar-benar laik beroperasi," tegasnya.
Toni Sri Buntoro berharap mudik lebaran 2026 ini dapat berjalan lancar.
"Kami harap pemudik untuk hati-hati di jalan, mentaati rambu-rambu lalu lintas yang ada, dan kalau lelah, istiraha, sehingga bisa benar-benar memastikan dalam berlalu lintas ini bisa selamat sampai tujuan," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Rakli)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kadishub-Sukoharjo-Toni-Sri-Buntoro.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.