Kronologis Wakil Bupati Buton Selatan Mengamuk di Rumah Dinas Bupati: Minta Mobil Dinas
La Ode Risawal bersama rombongannya marah-marah di rumah jabatan (Rujab) Bupati Buton Selatan, Muhammad Adios.
Ringkasan Berita:
- La Ode Risawal, Wakil Bupati Buton Selatan, marah-marah di rumah jabatan Bupati pada 11 Maret 2026 saat meminta mobil dinas.
- Ia datang bersama rombongan dan diduga menendang pintu rumah jabatan ketika mengetahui Bupati Muhammad Adios tidak berada di lokasi.
- Bupati Muhammad Adios menyayangkan tindakan tersebut dan menilai masalah mobil dinas seharusnya bisa dibicarakan dengan baik.
TRIBUNNEWS.COM, KENDARI - Hendak minta mobil dinas, Wakil Bupati Buton Selatan, La Ode Risawal (27) diberitakan marah-marah pada Rabu (11/3/2026).
La Ode Risawal bersama rombongannya marah-marah di rumah jabatan (Rujab) Bupati Buton Selatan Muhammad Adios di Batauga, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara.
Anak Bupati Buton Selatan (2018 - 2022) La Ode Arusani itu bahkan disebutkan sempat menendang pintu rumah jabatan tersebut.
Kronologis
La Ode Risawal meminta mobil dinas yang telah dikembalikan kepada Pemkab Buton Selatan agar diberikan lagi kepadanya.
Saat tiba, Wabup Busel mencoba ingin masuk ke dalam rumah jabatan.
Hanya saja, pada saat itu Bupati Muhammad Adios sedang tak berada di dalam rujab tersebut.
Ajudan yang berada di depan rujab pun kemudian menyampaikan Bupati Busel sedang tak berada di lokasi.
Namun, penyampaian tersebut tak diterima, dan tetap ingin menemui Bupati Busel untuk meminta mobil dinas yang telah dikembalikan.
Ajudan Bupati Buton Selatan, Didi, dikonfirmasi mengatakan awalnya ia sedang berada di rumahnya.
Didi ditelepon oleh Bupati Busel agar ke rumah jabatan.
"Pak Bupati lagi di luar, saya kemudian ditelepon sama beliau untuk melihat kondisi rujab karena ada rombongan Wakil Bupati Busel datang ke rujab marah-marah," ujarnya, Rabu (11/3/2026).
Didi langsung ke rujab dan mendapati rombongan Wakil Bupati Busel sudah masuk dalam halaman.
Selain itu, Didi melihat bekas sepatu di pintu yang ditendang.
"Saya tiba ada bekas-bekas sepatu di pintu. Katanya Satpol PP, Pak Wakil Bupati sendiri yang tendang-tendang pintu," jelasnya.