Senin, 1 Juni 2026

Berada di Rumah Warga, Taman Baca Krida Galas Desa Tanjungsari Boyolali Bisa Dikunjungi Kapan Saja

Sebagai pemilik rumah yang rumahnya juga dibuat sebagai lokasi Taman Baca, Sugiyarti tidak merasa keberatan jika warga berkunjung setiap saat.

Tayang:
Penulis: Rifqah
Tribunnews.com/Rifqah
TINGKATKAN LITERASI - Kolase foto gazabo-gazebo di Taman Baca Krida Galas Desa Tanjungsari yang dipakai untuk kegiatan literasi. Sebagai pemilik rumah yang rumahnya juga dibuat sebagai lokasi Taman Baca, Sugiyarti tidak merasa keberatan jika warga berkunjung setiap saat. 

Ringkasan Berita:
  • Penanggung jawab atau pengelola Taman Baca Krida Galas Desa Tanjungsari, Sugiyarti, mengatakan selama Ramadan ini, kegiatan di Taman Baca Krida Galas juga tetap berjalan.
  • Taman Baca Krida Galas yang berdiri sejak tahun 2023 itu juga bisa dikunjungi kapan saja oleh masyarakat sekitar karena lokasinya berada di rumah warga.
  • Sebagai pemilik rumah yang rumahnya juga dibuat sebagai lokasi Taman Baca Krida Galas ini, Sugiyarti tidak merasa keberatan jika warga mau berkunjung setiap saat.

 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah taman baca sederhana bernama Taman Baca Krida Galas di Desa Tanjungsari, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, menjadi tempat berkumpulnya warga untuk belajar, membaca, dan mengikuti berbagai pelatihan bermanfaat.

Taman Baca Krida Galas yang berada di wilayah Dukuh Tanjungsari RT 13/RW 12 Desa Tanjungsari ini tidak sekadar menyediakan buku bacaan bagi masyarakat, tetapi juga aktif menggelar berbagai pelatihan keterampilan untuk memberdayakan warga sekitar.

Bahkan, penanggung jawab atau pengelola Taman Baca Krida Galas, Sugiyarti, mengatakan selama Ramadan ini, kegiatan di Taman Baca Krida Galas juga tetap berjalan.

"Belajar baca Al-Qur'an untuk ibu-ibu, untuk anak-anak belajar baca dan tulis tapi masih Juz Amma. (Kegiatannya) setelah salat tarawih dan setelah salat subuh," ungkap Sugiyarti kepada Tribunnews.com, Jumat (13/3/2026).

Taman Baca Krida Galas yang berdiri sejak tahun 2023 itu juga bisa dikunjungi kapan saja oleh masyarakat sekitar karena lokasinya berada di rumah warga.

Sebagai pemilik rumah yang rumahnya juga dibuat sebagai lokasi Taman Baca Krida Galas ini, Sugiyarti tidak merasa keberatan jika warga mau berkunjung setiap saat.

"Tidak dibatasi untuk waktunya, karena untuk tempatnya sendiri, buku-bukunya juga di luar rumah, di gazebo-gazebo seperti ini, jam layanannya kita jam 8 pagi sampai jam 8 malam," katanya.

"Terus untuk harinya kita dari hari Senin sampai Minggu, boleh bebas di sini. Kita tidak ada batasan," tambah Sugiyarti.

Jika dirinya tidak ada, Sugiyarti mengatakan, warga masih tetap bisa berkunjung dan membaca di gazebo-gazebo yang sudah disediakan.

"Pengunjung bisa langsung saja baca di sini (gazebo) karena tempatnya memang di sini, siapa saja boleh membaca di luar sini, di gazebo-gazebo itu," ujarnya.

"Jadinya kita tidak membatasi waktunya. Kalau misalnya mau ada yang pinjam (buku), kita nanti bisa menulis di buku (tamu/pengunjung). Nanti kalau misalnya tidak ada, kita bisa lewat WA (WhatsApp), pinjam buku boleh," papar Sugiyarti.

Banyak Kegiatan Menarik

TINGKATKAN LITERASI - Kolase foto kegiatan di Taman Baca Krida Galas Desa Tanjungsari, dari membaca menyetrika, hingga memasak. Sebagai pemilik rumah yang rumahnya juga dibuat sebagai lokasi Taman Baca, Sugiyarti tidak merasa keberatan jika warga berkunjung setiap saat.
TINGKATKAN LITERASI - Kolase foto kegiatan di Taman Baca Krida Galas Desa Tanjungsari, dari membaca menyetrika, hingga memasak. Sebagai pemilik rumah yang rumahnya juga dibuat sebagai lokasi Taman Baca, Sugiyarti tidak merasa keberatan jika warga berkunjung setiap saat. (Tribunnews.com/Rifqah)

Sugiyarti sebelumnya juga telah menjelaskan bahwa kegiatan yang ada di Taman Baca Krida Galas ini sifatnya untuk pemberdayaan masyarakat sekitar.

"Kegiatannya selain untuk membaca, kita juga adakan literasi seperti bermain bersama, pelatihan-pelatihan memasak, pelatihan untuk pembuatan bunga dari sampah, terus ada kegiatan pembuatan minyak jelantah untuk dibuat sabun dan buat lilin, seperti itu," paparnya.

"Jadi, setelah kita membaca buku di Taman Baca ini, kita mengadakan praktik yang bisa bermanfaat bagi masyarakat di sekitar Desa Tanjungsari," tambahnya.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved