Jumat, 17 April 2026

Mudik Lebaran 2026

Mudik Lebaran Lewat Tol Trans Jawa, Waspada Jalan Berlubang dan Minim Penerangan

Mudik lewat Tol Trans Jawa, hati-hati jalan berlubang dan minim penerangan yang bisa membahayakan perjalanan malam hari.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Glery Lazuardi
Tribunnews.com/Reynas Abdila
ARUS MUDIK - Kontur jalan bergelombang dan berlubang di Tol Trans Jawa, pemudik perlu berhati-hati meningkatkan kewaspadaan. 
Ringkasan Berita:
  • Tol Trans Jawa tetap jadi pilihan utama pemudik karena akses cepat dan jalur panjang. 
  • Namun, sejumlah ruas jalan dilaporkan bergelombang, berlubang, dan minim penerangan, terutama di Tol Cipali.
  • Kondisi ini berpotensi membahayakan perjalanan malam hari meski arus mudik terpantau lancar.

TRIBUNNEWS.COM - Mudik lewat Tol Trans Jawa memang jadi pilihan utama banyak pemudik karena akses cepat dan jalur panjang yang menghubungkan berbagai kota. 

Namun, pengendara diimbau tetap waspada karena sejumlah ruas jalan dilaporkan berlubang dan minim penerangan, sehingga berpotensi membahayakan perjalanan malam hari.

Baca juga: Cak Imin Lepas 1.200 Peserta Mudik Gratis PKB, Tekankan Spirit Gotong Royong dan Kebersamaan

Waspada Jalan Berlubang dan Minim Penerangan

Perjalanan mudik Lebaran di jalur Tol Trans Jawa selalu menjadi pengalaman tersendiri bagi para pengendara. 

Selain harus menghadapi volume kendaraan yang meningkat, kondisi jalan yang tidak selalu mulus juga menjadi tantangan tersendiri bagi kendaraan yang digunakan.

Hal itu dirasakan tim peliput mudik Tribunnews.com saat menjajal Hyundai New Creta Alpha dalam perjalanan panjang menyusuri Tol Trans Jawa.

Perjalanan dimulai dari Jakarta dengan tujuan Jawa Tengah. 

Sejak memasuki ruas Tol Jakarta–Cikampek, arus kendaraan pemudik sudah mulai terlihat meningkat. 

Mobil pribadi, bus, hingga kendaraan logistik berbagi ruang di jalur tol yang menjadi salah satu jalur utama pemudik menuju kampung halaman.

Berdasarkan pengamatan tim peliput mudik Tribunnews.com sebagian besar jalan tol memiliki permukaan yang baik.

Namun di beberapa titik tim peliput menemukan kondisi jalan yang bergelombang bahkan berlubang kecil akibat sambungan beton dan perbaikan jalan.

Ruas jalan berlubang dan bergelombang terjadi di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali).

Dalam kondisi malam yang tidak ada penerangan di tuas Tol Cipali hanya ada ditempat tertentu yakni dekat rest area dan menjelang Gerbang Tol (GT).

Kondisi tersebut cukup terasa ketika kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi. 

Namun suspensi Creta Alpha mampu meredam guncangan dengan cukup baik. 

Getaran yang muncul akibat kontur jalan yang tidak rata tidak terlalu terasa di dalam kabin.

Ketika melewati beberapa bagian jalan yang bergelombang, mobil tetap terasa stabil dan tidak kehilangan keseimbangan. 

Hal ini membuat pengemudi tetap percaya diri menjaga laju kendaraan tanpa harus terus-menerus mengurangi kecepatan secara drastis.

Kenyamanan kabin juga menjadi salah satu faktor penting selama perjalanan jarak jauh. 

Dengan waktu tempuh berjam-jam di jalan, posisi duduk yang ergonomis membuat pengemudi maupun penumpang tidak cepat merasa lelah.

Selain itu, ruang kabin yang cukup lega memberikan keleluasaan bagi tim peliput yang membawa berbagai perlengkapan liputan selama perjalanan mudik.

Selama perjalanan, tim Tribunnews.com juga beberapa kali berhenti di rest area untuk memantau situasi arus mudik serta beristirahat sejenak sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Memasuki ruas Tol Palikanci, arus kendaraan semakin padat terutama menjelang rest area dan akses keluar tol. 

Kendaraan pemudik terlihat mengantre untuk beristirahat maupun mengisi bahan bakar.

Di tengah kondisi lalu lintas yang melambat, Creta Alpha tetap terasa nyaman dikendalikan.

Meski harus melintasi sejumlah ruas jalan yang bergelombang dan berlubang, Hyundai New Creta Alpha tetap mampu memberikan kenyamanan dan stabilitas selama perjalanan. 

Baca juga: Kisah Toleransi Keluarga asal Bandung Mudik ke Medan: Bawa Bekal Makan Demi Hormati yang Puasa

Tol Cikatama-Cipali Lancar

Memasuki H-6 Lebaran, ruas tol dari Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) hingga masuk ke Gerbang Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) lalu berlanjut Tol Palimanan - Kanci (Palikanci) terpantau lancar.

Sejumlah rest area sepanjang perjalanan juga tidak terjadi penumpukan kendaraan.

Perjalanan mudik terasa lengang baik pagi hari, siang hari, maupun malam hari.

Adapun laju kecepatan di Tol Trans Jawa bisa dipacu dengan kecepatan rata-rata 100 km/jam tanpa hambatan.

Pihak kepolisian rencananya baru akan memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem one way (satu arah) pada 17 Maret 2026.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved