Mudik Lebaran 2026
H-4 Lebaran: Omzet Pedagang di Rest Area 439 Tol Semarang-Solo Naik 100 Persen
Gak nyangka! Omzet pedagang Rest Area 439 naik 100% saat H-4 Lebaran. Intip harga soto & cerita perjuangan pemburu cuan sahur di sini.
Ringkasan Berita:
- Perjuangan pedagang UMKM berbuah manis, cuan melimpah saat melayani pemudik lelah dini hari.
- Bukan siang hari, ternyata jam-jam krusial inilah yang bikin omzet pedagang naik drastis.
- Cek harga soto dan kopi di sini agar dompet aman saat mampir istirahat.
TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG – Omzet pedagang UMKM di Rest Area 439 ruas Tol Semarang-Solo, tepatnya di Dusun Kenongo, Desa Lemahireng, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mulai bergeliat memasuki H-4 Lebaran pada Selasa (17/3/2026).
Hal ini seiring arus mudik ataupun kendaraan yang melintas di Tol Trans Jawa mengalami peningkatan signifikan.
Kondisi tersebut turut berdampak pada jumlah pengunjung yang singgah di rest area, meski belum seramai puncak arus mudik.
Salah satu pedagang UMKM pemilik Waroeng Kebul, Yogi (23), mengungkapkan bahwa jumlah pembeli pada awal masa mudik memang masih belum terlalu ramai jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, ia mulai merasakan adanya peningkatan sejak Senin malam (H-5).
“Belum terlalu ramai tapi sekarang sudah mulai naik, apalagi masuk H-4 ini,” ujar Yogi saat ditemui di lokasi, Selasa (17/3/2026).
Soto Hangat dan Geliat Ekonomi Sahur
Berdasarkan pantauan di lapangan, pengunjung yang singgah di rest area ini didominasi oleh rombongan penumpang program mudik gratis hingga sopir truk.
Momen sahur menjadi waktu yang cukup ramai bagi para pedagang untuk mengejar omzet.
Banyak pemudik yang sengaja berhenti untuk mengisi perut sebelum melanjutkan perjalanan.
“Kalau malam sampai dini hari biasanya ramai buat sahur, banyak sopir truk sama pemudik yang berhenti makan dulu,” tambah pria yang tinggal di Dusun Kenongo tersebut.
Sebagai warga asli Dusun Kenongo, Yogi jeli menyajikan soto dan sop ayam kampung bagi pemudik arah Solo.
Hidangan kuah hangat ini jadi buruan utama untuk mengusir dinginnya perjalanan malam.
Menu lain pun tersedia, mulai dari mie nyemek, nasi rames, penyetan, nasi pecel, nasi goreng, hingga bakmi goreng.
Waroeng Kebul juga menyediakan aneka minuman sachet, mulai dari kopi hingga teh yang praktis dengan harga Rp12 ribu untuk segelas kopi dan Rp35 ribu untuk porsi soto ayam.
“Paling banyak yang dicari itu soto karena hangat dan kuah-kuah begitu,” jelasnya.
Baca juga: Puncak Mudik 18-19 Maret Sangat Padat, Gibran: Kalau Capek Istirahat di Rest Area!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pedagang-UMKM-di-Rest-Area-439-Tol-Semarang-Solo-Bawen-mudik-Lebaran-2026.jpg)