Banjir Bandang di Sumatera
Jelang Lebaran, Satgas PRR Aceh Bantu Korban Bencana Hidrometeorologi di Pidie
Satgas PRR Aceh menyerahkan bantuan Presiden Prabowo kepada korban bencana hidrometeorologi Sumatra di Pidie.
Ringkasan Berita:
- Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh Dr. Safrizal ZA menyerahkan bantuan Presiden Prabowo kepada korban bencana hidrometeorologi Sumatra di Pidie
- Acara tersebut berlangsung di Pendopo Kabupaten Pidie, Kota Sigli
- Satgas PRR juga menyerahkan 270 paket peralatan dapur yang nantinya dibagikan kepada korban yang peralatan dapurnya hilang
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh Dr. Safrizal ZA menyerahkan bantuan Presiden Prabowo kepada korban bencana hidrometeorologi Sumatra di Pidie.
Acara tersebut berlangsung di Pendopo Kabupaten Pidie, Kota Sigli.
Baca juga: Kasatgas Tito Kawal Pemulihan Lahan Pertanian dan Tambak Terdampak Bencana
Dirjen Bina Adwil Kemendagri, Safrizal, menyampaikan bantuan Presiden yang dibawa ke Pidie merupakan bentuk kepedulian Kepala Negara terhadap para penyintas yang tertimpa bencana banjir dan tanah longsor.
"Ini bentuk kepedulian Bapak Presiden Prabowo kepada masyarakat terdampak. Nanti Pak Bupati berkenan mendistribusikan," katanya dalam keterangan yang diterima, Rabu (18/3/2026).
Baca juga: Bantuan Rp100 Miliar Disalurkan, Gus Ipul Pastikan Penanganan Korban Bencana untuk Aceh Timur
Adapun bantuan yang dibawa dan diserahkan kepada Bupati Pidie Sarjani Abdullah berupa perlengkapan ibadah seperti Al-Quran 250 ekspamplar, sajadah 500, sarung 250 helai, mukena 250 helai.
Kemudian ada pakaian baru, berkualitas ekspor seperti celana 5.000 potong, jaket 400 potong, kemeja 1.000 potong, kaus 1.000 potong, sarung 1.000 potong. Kemudian ada juga aneka pakaian 1.000 potong, dan jilbab 500 potong.
Satgas PRR juga menyerahkan 270 paket peralatan dapur yang nantinya dibagikan kepada korban yang peralatan dapurnya hilang. Di dalamnya ada dandang, piring, gelas, sendok, garpu.
Bupati Pidie Sarjani Abdullah mengucapkan terima kasih kepada Presiden dan Satgas PRR yang telah memberikan perhatian besar kepada Pidie dan Aceh secara umum.
Bencana hidrometeorologi di Pidie, Aceh, pada awal 2026 menimbulkan banjir dan tanah longsor yang merusak ribuan fasilitas publik serta memaksa warga mengungsi.
Kondisi Bencana
- Jenis bencana: Banjir dan tanah longsor akibat curah hujan ekstrem (hidrometeorologi).
- Wilayah terdampak: Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, Aceh.
- Dampak: Ribuan rumah, lahan pertanian, serta 3.700 sekolah di Sumatra (termasuk Aceh) mengalami kerusakan dari tingkat PAUD hingga SMA.
- Korban jiwa: BNPB melaporkan adanya korban meninggal di Pidie Jaya.
Bantuan dan Respons Pemerintah
- Mendagri Tito Karnavian: Menyalurkan bantuan sosial bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Pidie Jaya pada 6 Maret 2026, bertepatan dengan awal Ramadan .
- Total bantuan: Pemerintah pusat menyiapkan dana besar, disebut mencapai Rp 53 triliun untuk rehabilitasi wilayah terdampak, dengan fokus di Pidie Jaya .
- BNPB: Melakukan percepatan transisi dari tanggap darurat ke pemulihan awal, termasuk evakuasi, distribusi logistik, dan perbaikan infrastruktur .
Dampak Sosial dan Ekonomi
- Pendidikan: Ribuan siswa terdampak karena sekolah rusak, sehingga pemerintah menyiapkan program perbaikan gedung dan fasilitas belajar.
- Ekonomi lokal: Lahan pertanian dan usaha kecil terganggu akibat banjir, memengaruhi mata pencaharian warga.
- Relokasi sementara: Warga terdampak masih menempati tenda darurat sambil menunggu hunian sementara (huntara) rampung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bantuaaaaannn-pidie.jpg)