Mudik Lebaran 2026
Kisah Mudik Lebaran: Saeful Tony Jalan Kaki 2 Pekan, Sunaryo Naik Sepeda Lima Hari
Saeful Tony (63), seorang pemudik asal Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mudik ke kampung halamannya di Karanganyar dengan berjalan kaki
Ringkasan Berita:
- Saeful Tony berjalan kaki selama dua minggu dari Cikarang ke Kebumen setelah menjadi korban pencopetan saat hendak mudik.
- Ia bertahan dengan bantuan warga hingga akhirnya ditolong polisi yang memberinya tiket bus dan bekal agar bisa pulang dengan aman.
- Sementara itu, Sunaryo memilih mudik dengan sepeda dari Tangerang ke Klaten karena hobi, menempuh perjalanan sekitar lima hari.
TRIBUNNEWS.COM, PANGANDARAN - Saeful Tony (63), seorang pemudik asal Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mudik ke kampung halamannya di Karanganyar, Kebumen, Jawa Tengah, dengan berjalan kaki.
Saeful berjalan kaki selama dua pekan setelah menjadi korban pencopetan.
Peristiwa itu bermula saat Saeful berada di sekitar Pasar Cikarang, dekat terminal, hendak memulai perjalanan mudik.
Dompet berisi uang ongkos dan telepon genggamnya hilang dicopet. Saeful hanya membawa uang secukupnya untuk perjalanan, sementara sisa hasil kerjanya sudah lebih dulu dikirim ke kampung.
"Uang hasil kerja sudah saya transfer. Saya bawa secukupnya untuk ongkos saja, tapi tetap kecopetan," ujar Saeful kepada sejumlah wartawan di Terminal Tipe A Kota Banjar, Rabu (18/3/2026) siang.
Tanpa uang dan alat komunikasi, Saeful tidak menyerah. Didorong keinginan menemui bibinya yang sudah lanjut usia dan satu-satunya keluarga yang tersisa.
Istri dan anaknya sudah meninggal dunia.
Saeful memutuskan berjalan kaki menyusuri jalur pantura hingga selatan.
Selama 14 hari, Saeful berjalan dari pagi hingga sore. Ia beristirahat di masjid-masjid sepanjang perjalanan, sekaligus beribadah.
Untuk makan dan minum, ia mengandalkan kebaikan warga yang ditemuinya di jalan.
"Kalau malam istirahat di masjid. Ya alhamdulillah, selalu ada saja yang memberi makan," kata Saeful.
Perjalanan panjang itu akhirnya terhenti di wilayah Karang Kamulyan, Ciamis.
Kondisi Saeful yang tampak lelah menarik perhatian Aipda Agus Narto, anggota Propam Polres Ciamis yang sedang bertugas.
"Beliau terlihat kebingungan sambil menoleh ke kanan kiri. Setelah ditanya, ternyata sudah berjalan kaki dua minggu dari Cikarang," kata Agus.
Baca juga: Tekan Angka Kecelakaan, Mudik Gratis BUMN Ini Angkut 2.795 Pemudik
Tersentuh oleh kisah itu, Agus segera mengambil inisiatif membantu. Ia mengantar Saeful ke Terminal Banjar dan memastikan pria lansia itu mendapatkan tiket bus menuju Jawa Tengah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/mudik-jalan-kaki.jpg)