Kamis, 9 April 2026

Lebaran 2026

Jalur Puncak Bogor Padat pada H+2 Lebaran 1447 H, Polisi Terapkan One Way

H+2 Idul Fitri 1447 H, arus Puncak Bogor naik 35 persen. Polisi terapkan one way lebih awal untuk urai kemacetan wisata.

Editor: Glery Lazuardi
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
PUNCAK BOGOR- Kepadatan kendaraan di Puncak saat libur Idul Fitri 1447 H, polisi berlakukan sistem one way sejak pagi. 

Ringkasan Berita:
  • Arus lalu lintas di Puncak meningkat 35 persen pada H+2 Idul Fitri 1447 H. 
  • Polisi memberlakukan one way lebih awal pukul 07.00 WIB dan menyiagakan 200 personel untuk mengurai kepadatan akibat lonjakan wisatawan.

TRIBUNNEWS.COM - Memasuki H+2 atau hari ketiga Idul Fitri 1447 H, arus lalu lintas di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, mulai mengalami peningkatan signifikan.

Kepolisian mencatat adanya lonjakan volume kendaraan hingga 35 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Kepadatan ini dipicu meningkatnya aktivitas wisata masyarakat yang memanfaatkan momen libur Lebaran.

Kasat Lantas Polres Bogor, IPTU Afif Widhi Ananto, mengatakan peningkatan kendaraan sudah terlihat sejak pagi hari.

“Peningkatan hari ini sekitar 35 persen, namun masih kami hitung untuk yang per jamnya,” ujarnya kepada wartawan di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Senin (23/3/2026).

Untuk mengantisipasi kemacetan yang lebih parah, Satlantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) menuju Puncak lebih awal, yakni sejak pukul 07.00 WIB. Kebijakan ini dimajukan dari jadwal sebelumnya pukul 07.30 WIB.

Langkah tersebut diambil berdasarkan hasil traffic counting yang menunjukkan adanya peningkatan arus kendaraan dari Gerbang Tol Ciawi menuju kawasan Puncak.

Sebanyak 200 personel dari Polres Bogor disiagakan di sepanjang jalur wisata tersebut, mulai dari Gadog hingga perbatasan Cianjur, guna memastikan kelancaran arus lalu lintas.

“Kami siagakan 200 personel untuk mengawal proses one way di sepanjang Jalur Puncak,” tambah Afif.

Pihak kepolisian juga mengimbau para pengendara agar tetap bersabar menghadapi antrean kendaraan serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Penindakan tegas akan dilakukan terhadap pelanggar aturan lalu lintas demi menjaga keselamatan bersama.

“Kami imbau masyarakat yang ingin berwisata ke Jalur Puncak agar mematuhi rekayasa lalu lintas yang telah diterapkan,” pungkasnya.

Baca juga: Puncak Arus Balik Kereta Diprediksi 24 Maret 2026, Pemudik Sudah Kembali ke Jakarta H+1 Lebaran

Mengenal Puncak Bogor: Jalur Pegunungan Sejuk Favorit Wisatawan

Kawasan Puncak menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di Jawa Barat, terutama saat musim libur seperti Idul Fitri.

Terletak di jalur pegunungan yang menghubungkan Bogor dan Cianjur, kawasan ini dikenal dengan udara sejuk serta panorama alam yang memanjakan mata.

Secara geografis, Puncak berada di antara Gunung Gede Pangrango di bagian selatan dan Pegunungan Jonggol di utara.

Ketinggiannya berkisar antara 700 hingga 1.800 meter di atas permukaan laut, dengan suhu rata-rata 14–20 derajat Celsius. Titik tertinggi jalur ini mencapai sekitar 1.500 meter.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved