Gempa di Sulut & Malut
Basarnas Ungkap Jumlah Korban Gempa M 7,6 di Manado: 1 Meninggal, 2 Luka
Gempa berkekuatan magnitudo 7,6 di Malut dan Sulut menyebabkan satu korban meninggal dan dua orang luka-luka di Kota Manado.
Ringkasan Berita:
- Gempa bumi magnitudo 7.6 mengguncang Ternate, Maluku Utara pagi ini, Kamis (2/4/2026) pukul 05:48 WIB
- Akibat kejadian itu, ada satu korban meninggal dan dua orang luka-luka di Kota Manado.
- Korban meninggal dunia telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara.
TRIBUNNEWS.COM - Gempa berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang Ternate, Maluku Utara (Malut) dan Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) pada Kamis (2/4/2026).
Akibat kejadian itu, ada satu korban meninggal dan dua orang luka-luka di Kota Manado.
Humas Basarnas Manado, Nuriadin Gumeleng, menjelaskan bahwa salah satu yang terdampak gempa ini adalah di Gedung KONI Manado.
"Di sini ada salah satu korban meninggal dunia," ujarnya, dikutip dari tayangan di YouTube Kompas TV.
Nuriadin menyebut bahwa saat ini korban meninggal dunia telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara.
"Yang kami data di sini baru ada dua yang korban luka, yang satu meninggal," ungkapnya.
Terpisah, Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol. Awi Setiyono juga membeberkan data terkini terkait korban gempa di Manado.
Ia menyebut bahwa di Gedung KONI terdapat dua korban. Satu korban meninggal dunia dan satunya luka-luka.
"Ada pula seseorang yang melompat dari lantai dua sebuah bangunan, namun ia sudah diperiksa dan luka tak begitu parah," tuturnya.
Korban lainnya adalah seseorang yang tengah berlari di seputaran Jalan Pierre Tendean Manado. Ia jatuh terhuyung.
Awi menyatakan bahwa itu masih data sementara. Pihak kepolisian masih terus memperbarui data kerusakan maupun korban.
Baca juga: Gempa M 7,6 Guncang Maluku Utara, Warga Ternate Panik hingga Mengungsi ke Perbukitan
Potensi Tsunami
Diberitakan sebelumnya, BMKG mengatakan, gempa berkekuatan magnitudo 7,6 tersebut ada potensi gelombang tsunami hingga 3 meter.
"Gempa bumi ini berpotensi tsunami di wilayah Kota Ternate, Halmahera, Tidore, Bitung dengan status siaga dengan ketinggian tsunami diperkirakan 0,5 hingga 3 meter," ujar Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam konferensi pers daring pada Kamis.