Berita Viral
Awal Mula Pemuda di Yogyakarta jadi 'Duta Ngopo', Tak Terima Ditegur Lawan Arah
Pemuda NHF (23) viral intimidasi pengendara di Umbulharjo, Yogyakarta, diamankan polisi meski sudah berdamai dengan korban.
Ringkasan Berita:
- Insiden intimidasi terjadi setelah korban menegur NHF yang melawan arus di Jalan Kerto, Umbulharjo.
- NHF bersama pria berjaket loreng sempat menantang korban hingga videonya viral.
- Meski sudah berdamai lewat mediasi, proses hukum terhadap NHF tetap berjalan di Polsek Umbulharjo.
TRIBUNNEWS.COM - Beredar viral video seorang pemuda melakukan intimidasi pengendara sepeda motor karena tak terima ditegur saat lawan arah.
Pemuda berinisial NHF (23) berulang kali melontarkan kata 'ngopo' atau kenapa sembari mempertanyakan alasan pengendara motor menegurnya.
Terlihat pria lain mengenakan jaket loreng ikut mengintimidasi dan menantang duel bacok.
Insiden itu terjadi di Jalan Kerto, Umbulharjo, Kota Yogyakarta pada Senin (30/3/2026) malam.
Awalnya, korban yang berboncengan dengan teman kaget melihat sepeda motor melaju berlawanan arah hampir menyenggolnya.
Padahal jalan tersebut berlaku satu arah, sehingga korban melontarkan kata-kata kasar secara spontan.
Tak terima ditegur, pria berjaket loreng memanggil teman-temannya termasuk NHF (23) yang kini dijuluki 'duta ngopo' setelah videonya viral.
NHF diamankan Polsek Umbulharjo dan Reskrim Polresta Yogyakarta pada Rabu (1/4/2026).
Hasil penelusuran sementara, NHF belum pernah dipenjara tidak seperti ucapannya ketika mengintimidasi korban.
Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Ipda Anton Budi Susilo, mengatakan kasus ini masih dalam proses penyelidikan.
Pria berjaket loreng masih berstatus saksi dan tidak ditangkap.
Baca juga: Pengakuan Riga Septian, Perawat Viral Joget saat Operasi Pasien, Bakal Diberi Hukuman
"Untuk saat ini yang telah diamankan berinisial NHF, laki-laki. Saat ini sedang dalam proses pemeriksaan," tuturnya.
NHF dan korban telah membuat kesepakatan damai setelah dimediasi Polsek Umbulharjo.
Namun, proses hukum tetap berjalan di Polsek Umbulharjo.
"Benar, awal permasalahan dari bapaknya, selanjutnya bapaknya telepon anaknya (NHF)," katanya.