Beda Keterangan Pak RT dan Pacar Korban terkait Kasus Tewasnya Perempuan & Bayi di Kamar Kos
Pacar korban dan ketua RT setempat memberikan keterangan yang berbeda terkait kronologi penemuan jasad JPB.
Ringkasan Berita:
- Perempuan berinisial JPB (21) ditemukan tewas di kamar kos Citra Pendawa Asri, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Senin (6/4/2026).
- Sehari setelahnya, Selasa (7/4/2026) ditemukan pula jasad bayi di dalam lemari kamar kos yang sama.
- Pacar korban dan ketua RT setempat memberikan keterangan yang berbeda terkait kronologi penemuan jasad JPB.
TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Perempuan berinisial JPB (21) ditemukan tewas di kamar kos Citra Pendawa Asri, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Senin (6/4/2026).
Sehari setelahnya, Selasa (7/4/2026) ditemukan pula jasad bayi di dalam lemari kamar kos yang sama.
Dugaan sementara bayi itu adalah anak dari JPB yang baru dilahirkan.
Baca juga: 6 Fakta di Balik Penemuan Jasad Bayi & Perempuan Hanya Berselang Sehari di Satu Kamar Indekos
Pacar korban dan ketua RT setempat memberikan keterangan yang berbeda terkait kronologi penemuan jasad JPB.
Sang pacar mengatakan dirinya baru mengetahui JPB tewas setelah mendatangi kamar kos korban lantaran panggilan teleponnya tak dibalas.
Saat tiba di lokasi, dia mendapati tubuh kekasihnya itu sudah tak bernyawa.
Sementara pengakuan Ketua RT 01 RW 02 setempat, Doni, korban sempat dibawa ke rumah sakit oleh warga.
Korban diduga melahirkan di kamar kos, namun karena mengalami pendarahan akhirnya dibawa ke rumah sakit.
Nah sang pacar disebut minta bantuan sekuriti untuk mengangkat dan membawa korban ke rumah sakit.
Mengutip Tribun Batam, berikut keterangan lengkap Ketua RT 01 RW 02 setempat, Doni dan keterangan pacar korban terkait kronologi penemuan jasad korban.
Baca juga: Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan di Lemari Pakaian Kamar Kos, Penghuni Kos Tewas Sehari Sebelumnya
Korban Melahirkan di Kamar Mandi, Sempat Dibawa ke RS
Doni menyebut korban diduga sempat melahirkan seorang bayi di kamar mandi kos sebelum akhirnya meninggal dunia.
Informasi itu ia peroleh setelah korban dilarikan ke rumah sakit oleh warga sekitar.
"Saya dapat informasi bahwa korban ini melahirkan di kamar mandi. Jadi mungkin pendarahan, terus cowoknya ini minta bantu sama sekuriti buat bantu angkat ke rumah sakit," ujar Doni saat ditemui di lokasi, Rabu (8/4/2026).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kolase-Penemuan-Mayat-Bayi-dan-Perempuan-di-Batam_3.jpg)