Nikah Siri Sesama Perempuan di Malang: Rey Laporkan Balik Intan Kasus Pemerasan
Rey, yang sebelumnya disebut laki-laki, melaporkan balik Intan atas dugaan pencemaran nama baik dan pemerasan ke Polres Batu
"Bahkan bukti transfernya tidak cuma satu dua, tapi banyak," ujarnya.
Selain itu, Rey menyebut dirinya sempat memberikan nafkah selama kedekatan mereka yang berlangsung singkat pada Februari 2026 lalu.
Ia juga mengaku memenuhi berbagai keinginan Intan, termasuk saat bepergian bersama keluarga.
"Saya turuti keinginannya, bahkan sampai dikenalkan ke teman-temannya. Mereka juga tahu dari awal," ucapnya.
Di sisi lain, Intan Anggraeni juga mengakui, kalau dirinya sempat dibelikan beberapa barang saat menjalani asmara dengan Rey.
Antara lain seperti tas, sepatu, hingga ponsel merek iPhone.
Barang-barang tersebut, menurut Intan, kini kembali diminta oleh Rey setelah kasus pernikahan siri sesama jenis di Malang ini viral.
"Ya ini barang yang sudah diberikan ke saya diungkit-ungkit lagi. Ponsel ini juga pemberian Rey," kata Intan.
Iming-iming Hidup Mewah
Sebelum pernikahan berlangsung pada 3 April 2026, Rey banyak memberi janji kepada Intan.
Intan menyampaikan Rey sempat menjanjikan hidup di rumah mewah dengan mobil Lamborghini yang katanya telah dipesan.
Baca juga: Nasib Apes Intan: Suaminya Ternyata Perempuan, Diajak Pergi ke Kamboja
Janji tersebut menjadi modus yang dilakukan oleh pelaku memperdayai korban, hingga akhirnya diajak menikah siri.
Pelaku juga mengajak korban untuk bepergian ke Thailand, dan memaksa korban untuk segera membuat paspor sebelum pernikahan siri berlangsung.
"Katanya saya mau diajak ke Thailand. Di sana saya ngapain juga gak tahu, mau liburan atau apa."
"Pokoknya saat itu disuruh buru-buru mengurus paspor," kata Intan saat ditemui SURYAMALANG.COM di kediamannya, Kamis (9/4/2026).
Janji-janji lainnya yang disampaikan oleh pelaku ialah dengan mengiming-imingi korban dengan menikah di hotel bintang lima di Kota Malang pada 8 April 2026.