Yai Mim Meninggal Dunia
Yai Mim Meninggal Dunia Diduga Kuat Imbas Asfiksia, Sempat Dinyatakan Sehat
Yai Mim diduga kuat meninggal dunia akibat asfiksia atau kekurangan oksigen. Sebelum meninggal, ia sempat dinyatakan sehat.
Ringkasan Berita:
- Polisi mengungkap Yai Mim diduga kuat meninggal dunia akibat asfiksia atau kekurangan oksigen saat akan menjalani pemeriksaan di Polres Malang Kota pada Senin (13/4/2026).
- Hal ini diketahui setelah dokter melakukan visum terhadap jenazah Yai Mim.
- Di sisi lain, Yai Mim sempat dinyatakan sehat pada Senin pagi sebelum meninggal dunia.
TRIBUNNEWS.COM - Mantan dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Imam Muslimin alias Yai Mim, meninggal dunia pada Senin (13/4/2026) di Polres Malang Kota.
Dikutip dari Surya Malang, Yai Mim meninggal saat hendak menjalani pemeriksaan sebagai pelapor.
Sosok Yai Mim dikenal publik setelah viralnya video dirinya cekcok dengan tetangga.
Adapun cekcok terjadi saat dirinya mengeluh karena lahan parkir usaha milik tetangganya yang bernama Sahara menggunakan jalan umum.
Yai Mim pun merasa terganggu karena hal tersebut membuat akses keluar masuk kendaraannya terhambat.
Dalam perkembangan kasusnya, Yai Mim dan dan Sahara pun saling melapor di waktu yang berbeda terkait dugaan pencemaran nama baik.
Baca juga: Hari-Hari Terakhir Yai Mim Sebelum Meninggal Dunia, Istri Ungkap Permintaan Tak Biasa
Yai Mim melaporkan Sahara pada 7 Oktober 2025. Sementara Sahara melaporkan Yai Mim pada 23 Oktober 2025.
Namun singkat cerita, Yai Mim justru ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Januari 2026 terkait dugaan pelecehan seksual dan pornografi.
Ia pun berujung ditahan di Rutan Polresta Malang Kota.
Kembali lagi terkait meninggalnya Yai Mim, proses visum pun telah dilakukan oleh Tim kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr. Saiful Anwar.
Hasilnya, Yai Mim meninggal dunia diduga kuat karena asfiksia.
Asfiksia merupakan kondisi gawat darurat ketika tubuh kekurangan oksigen dan di saat yang bersamaan terjadi penumpukan karbon dioksida akibat gangguan pernapasan.
“Dari hasil visum, dokter menyimpulkan tanda-tanda menonjol ke arah asfiksia," kata Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Rahmad Aji Prabowo pada Selasa (14/4/2026).
Kini, jenazah Yai Mim telah dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Blitar, Jawa Timur pada Senin kemarin dengan pengawasan aparat kepolisian.
Baca juga: 5 Populer Regional: Profil Yai Mim yang Meninggal Dunia - Viral Bayi Hipotermia di Gunung Ungaran
Detik-detik Yai Mim Meninggal Dunia
Terpisah, Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin, menyebut peristiwa meninggalnya Yai Mim bermula ketika dia hendak menjalani pemeriksaan sebagai pelapor pada Senin siang sekira pukul 13.45 WIB.
Dia mengatakan Yai Mim sempat berjalan menuju ruang pemeriksaan. Namun tiba-tiba, dirinya terjatuh.
"Yang bersangkutan saat itu berjalan menuju ruang pemeriksaan. Tiba-tiba lemas lalu terjatuh dalam posisi duduk," kata Lukman.
Baca juga: Reaksi Sahara saat Tahu Yai Mim Meninggal Dunia, Sebelumnya Sempat Berseteru dan Saling Lapor Polisi
Setelah itu, petugas langsung memanggilkan tim medis dan dilakukanlah pemeriksaan awal terhadap Yai Mim.
"Langsung ada tim dokter yang datang melakukan pemeriksaan, kemudian dibawa ke RSSA," imbuhnya.
Kondisi Yai Mim Sehat sebelum Meninggal Dunia
Lukman menyebut sebelum meninggal dunia, Yai Mim dalam kondisi normal. Bahkan pada Senin pagi, dirinya masih melakukan pemeriksaan kesehatan.
Berdasarkan pemeriksaan tersebut, kondisi Yai Mim pun dinyatakan sehat.
"Hasil pemeriksaan kesehatan rutin, tensinya normal 100/80. Tidak ada tanda atau keluhan lain yang dirasakan," jelasnya.
Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan tersebut memang rutin dilakukan setiap Selasa dan Jumat.
Selama ini, tidak ada laporan keluhan kesehatan dari Yai Mim.
"Selama ini tidak ada keluhan. Kalau ada keluhan, pasti akan langsung mendapatkan penanganan," ungkapnya.
Sahara Ucapkan Belasungkawa
Meski menjadi rival, Sahara tetap mengucapkan duka cita mendalam atas meninggalnya Yai Mim.
Baca juga: Rekam Jejak Kasus Yai Mim: Dulu Bantah Sambil Menangis, Kini Jadi Tersangka Asusila
Dia mengaku baru mengetahui kabar tersebut dari suami.
"Saya dapat informasi pertama kali dari suami," ujar Sahara.
Sahara juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya Yai Mim beserta dukungan moril kepada keluarga.
"Turut berduka cita atas meninggalnya Pak Mim, Semoga beliau Husnul Khotimah dan segala Amal ibadah beliau diterima di sisi Allah, keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan," ujarnya.
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)(Surya Malang/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.