Helikopter Jatuh di Sekadau
Daftar 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar, Kru dan Penumpang Berhasil Dievakuasi
Kecelakaan helikopter jatuh terjadi di Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis (16/4/2026) kemarin.
Ringkasan Berita:
- Kecelakaan helikopter jatuh terjadi di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada Kamis (16/4/2026) pagi.
- Helikopter tersebut, membawa delapan orang kru dan penumpang.
- Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi enam korban pada Kamis tengah malam.
TRIBUNNEWS.COM - Insiden jatuhnya helikopter di Kalimantan Barat kembali menambah daftar kecelakaan angkutan udara di Indonesia.
Berdasarkan laporan dan informasi statistik jumlah kecelakaan penerbangan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) RI, ada tiga kasus kecelakaan transportasi udara sepanjang tahun 2026.
Meski begitu, jumlah kecelakaan penerbangan dalam tiga tahun sebelumnya, mulai 2023 hingga 2025 mengalami penurunan kasus.
Pada tahun 2023, kecelakaan penerbangan berjumlah 34 kasus, angka itu, menurun pada tahun 2024: berjumlah 26 kasus.
Kemudian, angka kecelakaan penerbangan kembali turun, jadi 26 kasus pada tahun 2025.
Pada tahun ini, kecelakaan penerbangan ada 3 kasus. Ditambah kecelakaan helikopter jatuh yang terjadi pada Kamis (16/4/2026) kemarin.
Insiden jatuhnya Helikopter PK-CFX berada di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.
Helikopter tersebut, membawa dua kru dan enam penumpang. Total delapan orang.
Baca juga: Ekor Helikopter yang Hilang Kontak Ditemukan di Sekadau, Titiknya 3 Kilometer Dari Lokasi Terakhir
Daftar Kru dan Penumpang Helikopter PK-CFX
Kru:
- Kapten Marindra W (pilot)
- Harun Arasyd (co-pilot).
Penumpang:
- Patrick K
- Victor T
- Charles L
- Joko C
- Fauzie O
- Sugito
6 Korban Berhasil Dievakuasi, 2 Masih Proses
Dari delapan orang, enam di antaranya berhasil dievakuasi.
Tim SAR gabungan tengah melakukan proses evakuasi terhadap helikopter PK-CFX.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sekadau, Eko Sulistyo, mengungkapkan proses evakuasi akan dilanjutkan pada Jumat (17/4/2026) pagi.
"Sedang dilakukan evakuasi korban dari badan pesawat."