Helikopter Jatuh di Sekadau
Kisah Haru Capt Marindra, Pilot Dermawan yang Rutin Beri THR, Kini Gugur dalam Tragedi di Kalbar
Helikopter PK-CFX jatuh di Sekadau, Kalbar, menewaskan 8 orang termasuk pilot yang dikenal baik, setelah hilang kontak dalam penerbangan.
Mohamad Ichwan, ketua RT di tempat tinggal Capt. Marindra, juga bersaksi soal hal yang sama.
Ia menyebut almarhum selama hidupnya dikenal baik.
Capt. Marindra tidak sungkan bersosialisasi saat pulang ke Sidoarjo.
“Pak Marindra itu orangnya santun. Enak juga kita ajak sharing. Khususnya mengenai keamanan. Jiwa sosialnya juga bagus,” katanya.
Capt. Marindra sendiri meninggalkan seorang istri dan 3 anak.
Istri almarhum merupakan prajurit TNI.
Rencananya Capt. Marindra akan dimakamkan hari ini, Sabtu (18/4/2026) secara militer, di Pemakaman Warga TNI Angkatan Laut Wilayah Timur di Desa Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati.
"Beliau ini termasuk keluarga militer dan beliau sendiri juga orang militer. Istrinya juga militer aktif."
"Nanti setibanya di Bandara Juanda, almarhum akan langsung dimakamkan di pemakaman militer," ujarnya, dikutip dari Kompas.com.
Kronologi Kejadian
Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar) Irjen Pol Pipit Rismanto membeberkan kronologi kejadian yang menewaskan 8 orang ini.
Semua bermula ketika helikopter jenis Airbus H130 dari helipad PT Citra Mahkota di Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi, pada Kamis (18/4/2026) pukul 07.34 WIB
Heli dijadwalkan mendarat di helipad PT Graha Agro Nusantara I di Kecamatan Kubu Raya, Kabupaten Kubu Raya.
Beberapa jam mengudara, tiba-tiba helikopter yang dipiloti Capt. Marindra hilang kontak.
Posisi terakhir terdeteksi wilayah Dusun Gandis, Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.
"Dalam perjalanan, komunikasi terputus hingga akhirnya lokasi jatuh berhasil ditemukan pada pukul 18.50 WIB oleh tim gabungan."