Rabu, 29 April 2026

Cerita Kapten Ashari Dibajak Perompak Somalia: Kamarku Diberondong Peluru

Ashari yang turun ke kamar untuk berlindung mengaku langsung menjadi sasaran tembakan.

Tayang:
Editor: Erik S
HO/IST/Tribun-timur.com/Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
PEROMPAK SOMALIA - Santi Sanaya (26) (cadar) saat menceritakan kronologis suaminya Ashari Samadikun (33), disandera perompak saat berlayar di perairan Somalia, di rumahnya Dusun Moncong Loe, Desa Paccelekang, Kecamatan Pattalassang, Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (27/4/2026) 

"Saya minta tolong ke Pak Prabowo, bantu anak saya," katanya di rumahnya di Dusun Moncong Loe, Sabtu (25/4/2026).

Baca juga: Kemlu Pastikan 1 ABK WNI Korban Pembajakan di Somalia Dipulangkan, 5 Masih Disandera

Aminah mengaku sudah beberapa hari terakhir dihantui kecemasan sejak menerima kabar pembajakan.

Meski sang anak sempat meminta agar tidak khawatir, perasaan cemas tetap tidak bisa dibendung.

"Anakku selalu bilang jangan dipikirkan, tapi saya tidak bisa," ujarnya sambil terisak.

Ia menyebut Ashari merupakan tulang punggung keluarga.

"Dia yang menafkahi keluarga, anak saya itu," katanya.

Ashari merupakan anak ketiga dari enam bersaudara.

Menurut Aminah, putranya dikenal sebagai sosok penyayang dan bertanggung jawab terhadap keluarga.

"Sangat baik sama saudara-saudaranya dan orang tua," katanya.

Sebelum keberangkatan terakhir, Aminah sempat merasa khawatir.

Namun, tekad Ashari untuk mencari nafkah bagi istri dan dua anaknya membuatnya tetap berangkat.

"Ini sudah kedua kalinya ke Somalia," ujarnya.

Kini, ia hanya berharap anaknya bisa segera diselamatkan.

"Pak Prabowo, tolong anak saya. Sudah beberapa hari ditahan perompak," katanya.

Kapal Honour 25 membawa 17 kru dari berbagai negara, termasuk empat warga negara Indonesia.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved