Kamis, 7 Mei 2026

5 Populer Regional: Sosok Nenek Dumaris Tewas Dirampok - Kiai Cabuli 50 Santriwati

Nenek Dimaris tewas dirampok di Pekanbaru, sementara kiai Ashari cabuli 50 santriwati di Pati dan coba suap pengacara.

Tayang:
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Nuryanti

Meski ada tiga orang di kamar itu, namun narasi dugaan perselingkuhan antara dosen dengan perempuan itu ramai menjadi perbincangan.

Selain dosen dan perempuan diduga mahasiswi, ada seorang pria yang disebut teman sang dosen di kos tersebut.

Dosen berinisial DK itu digerebek saat berada di sebuah kamar kos di Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Jumat (2/5/2026).

DK merupakan dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi.

Setelah penggerebekan itu, istri sah DK melaporkan suaminya ke polisi atas dugaan perzinahan.

Baca selengkapnya.

3. Dukung Kota Hijau, Bhayangkari Kaltim Inisiasi Kerjasama Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Kalimantan Timur, Natasha Endar Priantoro, dalam penutupan Pekan Perlombaan Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Kalimantan Timur 2026, pada tanggal 2 Mei 2026.
Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Kalimantan Timur, Natasha Endar Priantoro, dalam penutupan Pekan Perlombaan Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Kalimantan Timur 2026, pada tanggal 2 Mei 2026. (HO/IST)

Komitmen mewujudkan kota hijau di Balikpapan diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan dunia pendidikan, pemerintah, dan BUMN. 

Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Kalimantan Timur, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, dan Pegadaian KCP Manggar Balikpapan.

Kesepakatan tersebut menjadi penegasan atas kerja sama yang telah berjalan, khususnya dalam pengelolaan sampah berbasis edukasi di lingkungan sekolah. 

Dalam sebulan terakhir, Bank Sampah Unit “Pelita” di SD Kemala Bhayangkari 01 Balikpapan telah aktif melakukan pemilahan, pengumpulan, hingga penyetoran sampah ke Bank Sampah Induk “Kota Hijau” Balikpapan.

Inisiatif ini digagas Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Kalimantan Timur, Natasha Endar Priantoro, yang menekankan pentingnya keterlibatan siswa, guru, dan orang tua dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan nilai ekonomi dari sampah.

Melalui kemitraan dengan DLH, para siswa bersama orang tua mulai membiasakan memilah sampah sejak dari rumah dan sekolah.

Sampah yang masih bernilai kemudian disetorkan ke Bank Sampah Induk untuk dikonversi menjadi nilai ekonomi.

Baca selengkapnya.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved