Sabtu, 9 Mei 2026

Kasus Pencabulan di Pati

Ashari Jadi Tersangka Pencabulan di Ponpes Pati, PWNU Jateng: Dia Bukan Kiai, tapi Dukun!

PWNU Jateng menegaskan Ashari bukanlah kiai tapi dukun. Sementara ponpes yang didirikannya awal mulanya adalah rumah yatim piatu.

Tayang:

Tercatat, dirinya sempat bolak-balik di wilayah Sentul, Bogor, Jawa Barat. Lalu, ia juga  sempat berada di Gunung Muria, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Di sisi lain, Dika menyebut pihaknya juga masih mendalami adanya keterlibatan pihak lain yang diduga membantu pelarian Ashari.

Sosok yang dimaksud yakni adalah seorang pria bernama Kuswandi. Dia sempat viral di media sosial setelah sempat diamankan oleh kepolisian di sebuah lobi hotel.

"Kami masih mempelajari apakah ada motif tertentu atau keterlibatan orang lain atas pelarian Ashari ini," ujarnya.

Modus Ashari Lakukan Pencabulan

Salah seorang ayah yang anaknya menjadi korban kebiadaban Ashari, H, membeberkan modus yang digunakan tersangka untuk memperdaya para korban.

Dia mengatakan Ashari mendoktrin para korban agar tidak melawan diperintah apapun, termasuk ketika mau dicabuli olehnya.

Ia mengungkapkan hal itu diketahuinya setelah memperoleh dcerita dari anaknya dan sejumlah santriwati lain.

“Katanya apa yang dilakukan kiai itu harus dituruti. Kalau melawan guru berarti melawan Tuhan. Anak-anak jadi takut,” tuturnya pada Jumat (8/5/2026).

Baca juga: Makam Keramat jadi Petunjuk Penangkapan Ashari, Pakai Identitas Palsu Selama Buron

Selain itu, sambung H, para santri juga ditakut-takuti bahwa ilmunya tidak akan berkah ketika tidak mematuhi Ashari.

“Secara normal anak-anak pasti berontak. Tapi karena sudah takut dan didoktrin terus, akhirnya nurut,” jelasnya.

Dia mengatakan doktrin semacam itu membuat anaknya dan santri serta santriwati lain ketakutan selama bertahun-tahun.

H menyebut anaknya sudah menjadi korban pencabulan Ashari pada tahun 2020-2024 saat masih duduk di bangku SMP.

Ia mengungkapkan anaknya baru mau menceritakan apa yang dialaminya tersebut setelah lulus.

"Baru setelah lulus, dia cerita ke ibunya, kemudian ibunya cerita ke saya,” katanya.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)(Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal/Rezanda Akbar)(Kompas.com/Titis Anis Fauziyah)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved