Kesaksian Korban Kecelakaan Beruntun di Padang, Terdengar Klakson Panjang sebelum Tabrakan
Inilah detik-detik kecelakaan beruntun di Kota Padang, Minggu (10/5/2026) pagi yang menyebabkan 3 orang meninggal dunia.
"Karena truk itu turun dalam kondisi rem blong," jelasnya.
Beruntung, ia bisa selamat dari kecelakaan ini, namun ada tujuh orang yang dilarikan ke Rumah Sakit Semen Padang yang tiga di antaranya dilaporkan meninggal dunia.
Pengakuan Warga Sekitar
Seorang warga yang sedang berada di dekat lokasi, Shinta, menceritakan bahwa kecelakaan terjadi sekira pukul 08.00 WIB.
Kendaraan yang terlibat kecelakaan semuanya dari arah Kabupaten Solo atau dari timur menuju barat.
"Iya benar ada kejadian kecelakaan, lokasinya pas di jembatan padang besi, tadi kejadiannya sekitar pukul 08.00 WIB," katanya saat dihubungi TribunPadang.com.
Saat kecelakaan terjadi, ia yang berada di rumahnya yang tak jauh dari TKP mendengar bunyi benturan yang cukup keras.
"Waktu kejadian itu saya dirumah, rumah saya agak ke dalam atau ke belakang dari jalan raya, kemudian saya dengar bunyi benturan, seperti ban truk meletus,"
"Tapi yang anehnya kenapa bunyi sering atau banyak lah gitu, jadi saya coba lihat keluar, ternyata sudah berderet saja mobil-mobil terlibat kecelakaan itu," jelasnya.
Saat dicek keluar, dua truk besar dan tiga mobil pribadi sudah ringsek.
"Kalau yang saya lihat itu sekitar lima kendaraan, dua truk dan tiga mobil minibus, beberapa ada yang dalam keadaan ringsek," katanya.
Ia mengatakan, ada korban kecelakaan yang terjepit di dalam mobil.
"Kalau jumlah korban saya kurang tau ya, saya tidak terlalu melihat. Tapi tadi saya tanya warga lain, ada yang terjepit di dalam mobil katanya," jelas Shinta.
Baca juga: Kecelakaan Beruntun Truk & Mobil Pribadi di Padang Sumbar, 2 Korban Tewas, 5 Lainnya Luka-luka
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunPadang.com dengan judul Sopir Truk Semen Ungkap Detik-detik Kecelakaan Beruntun di Padang Besi, Dengar Klakson Panjang
(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunPadang.com, Muhammad Afdal Afrianto)