Pakar Komunikasi Politik Soroti Cara Publik Melihat Papua: Harus Seimbang dan Berbasis Data
Pakar Unpad minta pembangunan Papua dipahami objektif berbasis data, termasuk capaian Otsus dan tantangan keamanan
Tayang:
Penulis:
willy Widianto
Editor:
Eko Sutriyanto
Tribunnews/Irwan Rismawan
PEMBANGUNAN PAPUA - Intelektual muda Papua dan Papua Barat menggelar aksi festival budaya di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (1/3/2021). Pakar Komunikasi Sosial Politik Universitas Padjadjaran (Unpad), Rusdin Tahir menegaskan bahwa narasi mengenai pembangunan di Papua perlu ditempatkan secara objektif, komprehensif, dan berbasis data sehingga publik tidak terjebak pada informasi yang parsial, bias, atau hanya menonjolkan satu sisi persoalan
Lebih lanjut, Rusdin menyebut kehadiran Tentara Nasional Indonesia di Papua tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga mendukung terciptanya stabilitas yang diperlukan bagi keberlanjutan pembangunan dan perlindungan masyarakat.
“Peran TNI di Papua tidak semata-mata menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga mendukung pemerintah dalam memastikan pembangunan dapat berjalan dan masyarakat memperoleh rasa aman,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/parade-budaya-dukung-otsus-papua_20210301_215558.jpg)