Terduga Pencuri Mangga di Bontang Jatuh Tewas: Keluarga Polisikan Pemilik, 6 Warga Tersangka
Diduga mencuri mangga, pria di Bontang tewas jatuh. Keluarga lapor polisi, konflik melebar hingga 6 warga jadi tersangka.
Ringkasan Berita:
- Pria diduga mencuri mangga jatuh dari pohon hingga tewas di Bontang
- Keluarga korban laporkan pemilik, konflik warga berujung kericuhan massal
- Polisi tetapkan enam warga sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan
TRIBUNNEWS.COM, BONTANG – Kasus kematian pria berinisial Ri (35) yang terjatuh dari pohon mangga di Kelurahan Api-Api, Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur, berkembang menjadi rangkaian perkara hukum yang meluas. Dari dugaan pencurian hingga kericuhan warga, kasus ini kini berujung pada penetapan enam orang sebagai tersangka.
Peristiwa yang terjadi pada Selasa (5/5/2026) dini hari itu tidak hanya berhenti pada kematian korban, tetapi juga memicu konflik sosial di lingkungan sekitar lokasi kejadian.
Jatuh Saat Diduga Curi Mangga
Berdasarkan hasil rekonstruksi Polres Bontang, Ri bersama seorang rekannya berinisial MR diduga memasuki area pohon mangga milik warga pada dini hari.
Ri kemudian memanjat pohon, sementara MR menunggu di bawah dengan sepeda motor.
Aksi tersebut dipergoki warga sekitar, berteriak dan mengundang perhatian warga sekitar. MR disebut melarikan diri lebih dulu, sementara Ri masih berada di atas pohon.
Dalam kondisi panik, Ri diduga berupaya turun dengan cara melompat. Ia kemudian kehilangan keseimbangan dan terjatuh hingga kepala menghantam pagar beton di lokasi kejadian.
Warga yang sempat melakukan pengejaran terhadap MR baru kembali ke lokasi dan menemukan korban dalam kondisi tergeletak. Ri kemudian dievakuasi menggunakan mobil warga ke rumah sakit.
Meski sempat mendapat perawatan intensif, korban dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (6/5/2026).
Rekonstruksi: Tidak Ditemukan Penganiayaan
Untuk memastikan kronologi, polisi menggelar rekonstruksi dengan lebih dari 40 adegan di lokasi kejadian pada Sabtu (9/5/2026).
Sejumlah saksi turut dihadirkan, termasuk MR yang berada di lokasi saat peristiwa berlangsung.
Baca juga: Viral Detik-detik HP WNA Dijambret di Bundaran HI, Polisi Terima Laporan
Dari hasil sementara, penyidik menyatakan tidak ditemukan indikasi penganiayaan terhadap korban sebagaimana isu yang sempat berkembang di masyarakat.
“Warga awalnya fokus mengejar temannya yang kabur. Setelah kembali baru mengetahui korban sudah tergeletak,” kata Kanit Pidana Umum Satreskrim Polres Bontang, Ipda Markus.
Polisi menegaskan, keterangan para saksi di lapangan tidak menunjukkan adanya pengeroyokan terhadap korban.
Laporan Keluarga dan Perbedaan Versi
Namun, keluarga korban memiliki pandangan berbeda.
Mereka menduga Ri tidak hanya jatuh, tetapi juga sempat mengalami kekerasan sebelum meninggal dunia.