5 Populer Regional: Oknum TNI Tembak TNI di Palembang - Longsor di Kawasan Wisata Curug Subang
Oknum TNI diduga tembak sesama anggota di Palembang, sementara longsor Curug Cileat Subang tewaskan dua wisatawan.
Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania menuturkan bahwa warga sipil berinisial DS tersebut berperan dalam menyembunyikan senjata api (senpi) yang diduga milik pelaku penembakan.
Yordania mengatakan kini DS yang merupakan warga Sematang Borang, Palembang, telah diamankan.
"Kurang dari 24 jam Denpom II/4 Palembang mengamankan para pelaku. Ada dua orang, Sertu MRR sebagai penembak dan DS warga sipil yang menyembunyikan barang bukti," ujar Yordania, Minggu (17/5/2026).
2. Anak Perempuannya Tewas Ditembak, Anton Cabut Pernyataannya yang Sebut Pelaku TNI: Masih Diselidiki
Pdt. Anton Wamang, ayah kandung dari remaja perempuan bernama Nalince Wamang mengklarifikasi pernyataannya terkait keterlibatan TNI dalam tragedi penembakan terhadap putrinya itu.
Anton sebelumnya menyebut oknum TNI sebagai pelaku penembakan terhadap putrinya dalam video yang juga beredar di Youtube.
Putri Anton yang berusia belasan tahun itu menjadi korban penembakan di wilayah Camp Wini MP.69 Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada Kamis (7/5/2026) lalu.
Anton mengaku pernyataan yang sempat disampaikan kepada awak media televisi beberapa waktu lalu keluar dalam kondisi emosional dan penuh tekanan batin akibat kehilangan putri tercintanya, Nalince Wamang.
Dalam video yang juga beredar di Youtube itu suara Anton terdengar bergetar menahan kesedihan.
Ia mengaku rasa duka yang begitu mendalam membuat dirinya terburu-buru dalam menyimpulkan pihak yang bertanggung jawab atas tragedi itu.
Kini, dalam sebuah keterangan video ia tampak terdengar lebih tenang.
"Beberapa waktu lalu dalam wawancara di televisi saya menyampaikan bahwa pelaku penembakan anak saya adalah TNI," kata Anton dalam keterangan video yang juga dikonfirmasi oleh Koops TNI Habema pada Minggu (17/5/2026).
Ia lalu mengakui pernyataannya itu disampaikan dalam kondisi yang emosional dan duka yang sangat mendalam.
Sehingga dia terlalu terburu-buru dan sebelum berdasarkan hasil penyelidikan resmi.