Isu Penampakan Pocong Merebak di Tujuh Daerah: Banyak Hoaks dan Rekayasa Konten
Isu pocong viral di 7 daerah, polisi pastikan sebagian besar hoaks dan imbau warga tetap tenang serta bijak bermedsos.
“Yang disampaikan di medsos itu tidak ada kejadian seperti itu,” katanya.
Kendal
Fenomena serupa juga terjadi di Kendal, Jawa Tengah. Media sosial diramaikan unggahan “modus baru pocong” yang disebut mengetuk pintu rumah warga pada malam hari untuk melakukan aksi kriminal.
Namun, Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar memastikan kabar tersebut tidak benar dan meminta masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
Menurut Hendry, banyak konten media sosial yang kini dibuat menggunakan editan hingga teknologi kecerdasan buatan atau AI.
“Jangan mudah panik dan tetap bijak menggunakan media sosial,” tegasnya.
Lamongan
Di Lamongan, Jawa Timur, polisi justru berhasil mengungkap pembuat video pocong viral yang sempat membuat warga ketakutan.
Satintelkam Polres Lamongan mengamankan dua remaja berinisial MA dan MM yang merekam video pocong di gang permukiman.
MA berperan sebagai perekam sekaligus penggagas video, sedangkan MM mengenakan kostum sederhana dari dua sarung putih untuk berpura-pura menjadi pocong.
Keduanya mengaku hanya bercanda dan ingin menakut-nakuti teman tanpa menyadari dampak luas yang ditimbulkan.
Video tersebut awalnya diunggah melalui Story WhatsApp sebelum akhirnya viral di berbagai media sosial.
Aparat desa, orang tua pelaku, dan masyarakat setempat kemudian dilibatkan dalam forum klarifikasi. Kedua remaja juga menyampaikan permintaan maaf dan menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.
Situbondo
Di Situbondo, Jawa Timur, kabar penampakan pocong juga ramai diperbincangkan warga.
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Siddie mengatakan seluruh polsek telah meningkatkan patroli rutin untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Bayu meminta masyarakat tidak main hakim sendiri apabila menemukan orang mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Kalau ada orang mencurigakan atau sengaja menakut-nakuti warga, jangan main hakim sendiri,” ujarnya.