Rabu, 27 Mei 2026

Idul Adha 2026

Kisah Haru Idul Adha: Pemilik Naiki Sapi hingga Menangis Jelang Penyembelihan Hewan Kurban

Suasana Iduladha 2026 di Karanganyar dan Pasangkayu diwarnai tangis haru pemilik sapi kurban Presiden Prabowo Subianto.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi

Sebelum menjadi sapi kurban Presiden Prabowo Subianto, Ragil sempat mengikuti kontes ternak yang diselenggarakan Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) di Wonosobo pada April 2026.

Sugiarto mengaku sengaja meminta izin kepada Dinas Peternakan agar Ragil dapat tampil dalam kontes tersebut sebagai penampilan terakhir sebelum dijual.

“Saya minta izin ke dinas untuk bisa ikut kontes dan sempat bilang, ‘Kalau memang rezekinya Bapak Presiden ya rezeki, tapi kalau laku di kontes saya minta maaf.’ Alhamdulillah rezekinya Bapak Presiden Prabowo karena Ragil masuk nomor 6, sehingga saat pulang dari kontes langsung diurus dinas,” kata Sugiarto.

Menurutnya, terpilihnya Ragil sebagai sapi kurban Presiden menjadi kebanggaan tersendiri bagi peternak kecil.

“Siapa yang enggak mau, peternak kecil kemudian sapinya dibeli RI 1, itu kebanggaan tersendiri,” ujarnya.

Setelah melalui proses seleksi dan administrasi, Ragil akhirnya dibeli dengan harga Rp110 juta. Sapi berbobot sekitar 1,1 ton itu resmi dilunasi pada 22 Mei 2026.

Libatkan 10 Orang Saat Penyembelihan

Puncak rangkaian kurban berlangsung pada Rabu (27/5/2026) pagi. Ragil dipindahkan dari area kebun belakang masjid menuju lokasi penyembelihan di halaman Masjid Babussalam.

Karena ukuran tubuhnya yang sangat besar, proses penanganan sapi tersebut membutuhkan tenaga ekstra. Lima warga membantu proses pemindahan, sementara sekitar 10 orang bersama empat tali digunakan untuk merebahkan Ragil sebelum disembelih.

Penyembelihan dilakukan oleh Juru Sembelih Halal (Juleha), Hartono (57), sekitar pukul 08.40 WIB.

Diiringi lantunan takbir dari warga yang menyaksikan langsung, proses penyembelihan berlangsung khidmat dan lancar. Ragil pun menjadi bagian dari perayaan Iduladha yang tidak hanya sarat makna ibadah, tetapi juga menyisakan kisah haru tentang ikatan seorang peternak dengan sapi kesayangannya yang akhirnya dipercaya menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia.

Baca juga: 35 Ekor Sapi Diborong dari Peternak Boyolali, Disalurkan Lewat Pegawai Kantor Sekretariat Kabinet

Tangis Haru Pemilik Sapi Kurban

Suasana haru menyelimuti halaman Masjid Agung Nurul Huda, Jalan Moh Hatta, Kelurahan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, saat prosesi penyembelihan sapi kurban Presiden RI berlangsung pada Rabu (27/5/2026).

Di tengah kerumunan warga yang menyaksikan penyembelihan, seorang peternak bernama Darwin tampak berdiri memandangi sapi kesayangannya yang direbahkan panitia kurban.

Sapi limosin indukan Angus berbobot 830 kilogram itu merupakan hewan kurban Presiden RI untuk Kabupaten Pasangkayu pada Iduladha 1447 Hijriah.

Meski berusaha tegar, Darwin tidak mampu menyembunyikan kesedihannya.

Di sampingnya, sang istri dan anak mereka juga beberapa kali terlihat mengusap air mata saat menyaksikan prosesi tersebut.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved