Idul Adha 2026
Insiden Tragis Idul Adha: Tersambar Api saat Bakar Sate, Dapur Kebakaran Ketika Masak Daging Kurban
Insiden terjadi saat hendak mengolah daging kurban, mulai dari tersambar api saat hendak bakar sate hingga rumah kebakaran saat rebus daging.
Bensin tersebut kemudian dikemas dan dibawa menggunakan kantong plastik.
Sesampainya di kontrakan, korban mulai menyiapkan peralatan dan menyalakan arang di tempat pembakaran sate.
Agar arang tersebut bisa cepat menyala dan berubah menjadi bara api, korban juga menggunakan bantuan kipas angin.
Namun, karena merasa bara api pada arang tersebut kurang menyala merata, korban mengambil tindakan pintas yang berbahaya.
Ia memutuskan untuk menuangkan bensin Pertalite yang dibelinya tadi langsung ke atas panggangan dengan maksud agar api cepat membesar dan merata.
Baca juga: Dramatis! Butuh Waktu 2 Jam Tangkap Sapi Kurban Kabur Masuk ke Dealer Mobil di Banyuwangi
Seketika itu juga, api langsung menyambar kantong bensin dan merembet cepat ke bagian tubuh korban.
Dalam kondisi panik karena kobaran api, korban berteriak histeris meminta pertolongan.
"Selanjutnya api menyambar ke bagian badan korban, kemudian berteriak minta tolong. Warga membantu memadamkan api yang ada di badan," tutur Bambang.
Luka Bakar Serius
Mendengar teriakan korban, warga sekitar tempat kontrakan langsung berhamburan datang dan bergotong-royong memadamkan kobaran api yang membakar pakaian serta tubuh korban.
Setelah api berhasil dipadamkan, warga segera mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat.
Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman guna mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Akibat sambaran bensin tersebut, korban dilaporkan mengalami luka bakar yang sangat serius dan hampir meluas ke seluruh bagian tubuhnya.
"Badan dia kebakar hampir 80 persen menurut orang yang menolong," pungkas Kompol Bambang Askar Sodiq.