Rusaknya Akses Randublatung-Cepu: Sampai ke Telinga Ahmad Luthfi, Diusulkan Jadi Jalan Nasional
Jalan Randublatung-Cepu menjadi sorotan karena kerusakannya yang parah. Kini jalan tersebut diusulkan menjadi jalan nasional.
Anggaran itu sebagai biaya perbaikan jalan dengan metode pemberian aspal dua lapis.
Menurutnya, proses tender jalan akan dilakukan pada awal Juni 2026.
Henggar menyebut, luas jalan yang akan diperbaiki sepanjang 500 meter.
"Tapi kami dalam dua hari ini akan mengkaji ulang agar panjang jalan yang diperbaiki bisa mencapai 700 meter," ujarnya saat dihubungi TribunJateng.com, Senin (1/6/2026).
Henggar mengungkapkan, ruas jalan Randublatung-Cepu sepanjang 7,5 kilometer.
Sementara yang mengalami kerusakan parah mencapai 2,6 kilometer.
Ia mengaku tak mengetahui persis sejak kapan jalan tersebut rusak parah.
Dirinya tahu jalan tersebut mengalami kerusakan pada 2025, sehingga diusulkan dalam Intruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
Henggar menerangkan, jalan yang rusak itu merupakan jalur pertanian, kerap dilintasi truk sumbu tiga. Hal ini menjadi pemicu kerusakan jalan.
Jalur tersebut juga merupakan jalur vital pertanian yang menggerakkan perekonomian masyarakat.
"Makanya, kami harap jalan ini bisa beralih ke jalan nasional bukan jalan provinsi," terangnya.
Diusulkan Jadi Jalan Nasional
Pemprov pun mengusulkan ruas Semarang-Blora-Cepu, termasuk Randublatung-Cepu menjadi jalan nasional.
Hal ini karena kendaraan berat yang sering melintas dan berdampak pada kerusakan jalan.
Henggar mengatakan, usulan itu sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Tengah untuk memperkuat konektivitas kawasan timur provinsi.
Apalagi, jalan arah Cepu dan Randublatung selama ini menanggung beban berat kendaraan sumbu tiga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Viral-jalan-raya-Randublatung-Cepu.jpg)