OTT KPK di Muara Enim
Bupati Muara Enim Edison Diamankan KPK, Rumah Mewah di Palembang Jadi Perhatian Warga
KPK OTT Bupati Muara Enim Edison di Palembang, 10 orang diamankan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa.
Meski demikian, sejumlah warga sekitar mengaku mengetahui rumah tersebut sebagai milik Bupati Muara Enim.
Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan rumah itu telah lama berdiri sebelum Edison menjabat sebagai kepala daerah.
"Benar itu rumahnya Pak Edison, Bupati Muara Enim," katanya.
Warga tersebut mengaku terkejut mendengar kabar OTT yang menimpa Edison. Menurutnya, selama ini Edison dikenal sebagai sosok yang dermawan dan sering membantu masyarakat.
"Terkejut dengan apa yang menimpa Pak Edison. Beliau orang baik dan suka membantu masyarakat sekitar," ujarnya.
Keterangan serupa disampaikan Vito, warga RT 44 yang tinggal di sekitar lokasi.
"Betul," jawabnya singkat saat ditanya mengenai kepemilikan rumah tersebut.
Menurut Vito, sebelum menjabat sebagai Bupati Muara Enim, Edison cukup aktif berinteraksi dengan warga sekitar dan dikenal sering membantu masyarakat yang membutuhkan.
Ia menyebut Edison telah tinggal di kawasan Macan Kumbang sejak awal tahun 2000-an.
"Kalau sekarang kan jadi Bupati Muara Enim, jadi jarang pulang ke sini," katanya.
Baca juga: Daftar Kepala Daerah Era Prabowo Kena OTT KPK 2026, Terbaru Bupati Muara Enim Edison
Kekayaan Edison Capai Rp16 Miliar
Di tengah proses pemeriksaan KPK, laporan harta kekayaan Edison juga menjadi perhatian publik.
Sebelum menjabat sebagai Bupati Muara Enim, Edison memiliki karier panjang di bidang pertanahan. Ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di Badan Pertanahan Nasional (BPN), termasuk sebagai Kepala Kantor BPN Kota Palembang.
Berdasarkan laporan e-LHKPN KPK, total kekayaan bersih Edison tercatat mencapai Rp16.030.192.000 tanpa memiliki utang.
Rincian kekayaannya meliputi:
- Tanah dan bangunan senilai Rp14.180.192.000 yang tersebar di Palembang, Banyuasin, dan Prabumulih.
- Alat transportasi dan mesin senilai Rp505.000.000, termasuk Toyota Alphard dan Toyota Fortuner.
- Harta bergerak lainnya sebesar Rp705.000.000.
- Kas dan setara kas sebesar Rp140.000.000.
- Harta lainnya senilai Rp500.000.000.
Karena tidak memiliki catatan utang, total kekayaan bersih Edison tetap berada di angka Rp16,03 miliar.
Sementara itu, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.
Penetapan status hukum dan pengumuman konstruksi perkara akan disampaikan setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan.
Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul Penampakan Rumah Mewah H Edison Bupati Muara Enim yang Kena OTT KPK, Sudah Lama Tinggal di Palembang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Rumah-mewah-Edison-di-Palembang-jadi-sorotan-publik-usai-OTT-KPK.jpg)