Erupsi Gunung Lewotobi
Erupsi Gunung Lewotobi: Dalam 6 Jam Terjadi 4 Kali Gempa Erupsi dan 2 Gempa Hembusan
Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur masih erupsi, status Siaga Level III, warga diminta waspada radius 5 km.
“Peningkatan aktivitas menunjukkan adanya suplai magma atau fluida magmatik dari kedalaman yang cukup kuat menuju sistem gunung api,” ujarnya.
Menurut dia, gempa Vulkanik Dalam (VA) sempat mencapai 21 hingga 32 kejadian per hari pada awal Mei. Selain itu, aktivitas Tremor Non-Harmonik juga terpantau tinggi dan stabil dengan puncak mencapai 27 kejadian per hari.
Data deformasi dari tiltmeter Wolorona (WLR2) turut memperlihatkan adanya inflasi atau peningkatan tekanan di dalam tubuh gunung api.
Kondisi tersebut memperkuat indikasi bahwa sistem magmatik Gunung Lewotobi Laki-laki sedang mengalami fase pengisian ulang tekanan.
Warga Diminta Tetap Waspada
Dengan status Siaga yang masih berlaku, masyarakat dan wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki.
Warga yang tinggal di kawasan rawan bencana juga diimbau mewaspadai potensi banjir lahar saat hujan deras, terutama di daerah aliran sungai yang berhulu di Gunung Lewotobi Laki-laki, seperti Nawakote, Boru, Padang Pasir, Klatanlo, Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya hingga Nurabelen.
Selain itu, masyarakat diminta menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut ketika terjadi hujan abu guna menghindari gangguan pernapasan.
Artikel ini telah tayang di Tribunflores.com dengan judul Dalam 6 Jam, Gunung Lewotobi 4 Kali Gempa Letusan 2 Kali Gempa Hembusan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Gunung-Lewotobi-Laki-laki-Naik-Level-IV.jpg)