Sabtu, 30 Agustus 2025

Gunung Anak Krakatau Erupsi

Mengenal 10 Tipe Erupsi Gunung Berapi Berdasarkan Sumber dan Kekuatannya

Erupsi letusan adalah erupsi gunung berapi disertai tekanan tinggi yang membuat material padat terlontar ke angkasa yang biasanya diiringi ledakan

Editor: Eko Sutriyanto
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Kondisi Gunung Anak Krakatau saat mengeluarkan hembusan asap 

Selain itu, terdapat pula tipe-tipe erupsi berdasarkan kekuatan erupsinya adalah sebagai berikut:

Tipe Hawaiian: erupsi yang eksplosif yang berupa semburan lava pijar diikuti lelehan lava pada celah atau kepundan.

Tipe Strombolian: mirip dengan erupsi Hawaiian, tapi semburan lava pijar dangkal.

Gambar erupsi Gunung Anak Krakatau,  pada hari Minggu, 17 Juli 2022, pukul 08:47 WIB, tinggi kolom letusan teramati ± 2000 m di atas puncak dan erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 56 mm dan durasi 79 detik
Gambar erupsi Gunung Anak Krakatau, pada hari Minggu, 17 Juli 2022, pukul 08:47 WIB, tinggi kolom letusan teramati ± 2000 m di atas puncak dan erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 56 mm dan durasi 79 detik (istimewa/twitter)

Tipe Plinian: sangat eksplosif dengan magma yang berviskositas tinggi atau magma asam. Material yang dierupsikan berupa batu apung dalam jumlah besar.

Tipe Sub Plinian: erupsi eksplosif magma asam dan menyebabkan terbentuknya kubah lava riolitik.

Tipe Ultra Plinian: sangat eksplosif dan menghasilkan endapan batu apung yang sangat banyak.

Tipe Vulkanian: melontarkan bongkahan vulkanik di sekitar kawah dan permukaannya retak-retak.

Tipe Surtseyan dan Freatoplinian: erupsi pada gunung api bawah tanah atau gunung api dengan danau kawah. (Kompas.com/Nadia Faradiba)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apa itu Erupsi dan Tipe-Tipe Erupsi"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan