Penghinaan di Media Sosial

Merasa Tertekan Mendekam di Rutan, Galih Ginanjar Kehilangan Nafsu Makan

Galih Ginanjar mendekam di Rutan Polda Metro Jaya terkait kasus "ikan asin". Ia merasa tertekan meski belum lama berada di tahanan.

Merasa Tertekan Mendekam di Rutan, Galih Ginanjar Kehilangan Nafsu Makan
Wartakota/Feri Setiawan
Tiga tersangka kasus IKAN ASIN, Rey Utami, Pablo Benua, dan Galih Ginanjar mulai meringkuk di tahanan Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (11/7/2019) Tiga tersangka tersebut atas kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial. (Warta Kota/Feri Setiawan) 

Kepada awak media, Barbie mengaku belum sempat menemui Galih Ginanjar lantaran harus bergantian dengan kuasa hukumnya.

"Aku belum ketemu nih baru mau bawain makanan soalnya," kata Barbie Kumalasari saat ditemui di kawasan Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2019).

Baca: Curhat di Instagram, Andika Mahesa: Gue Kera Tamvan yang Selalu Salah di Mata Siluman dan Netizen

"Kan barusan bang Rihat yang ke atas kan salah satu yang dampingin nggak boleh berdua," tambahnya.

Barbie membawakan sebungkua nasi goreng untuk suaminya itu.

"Ini beliin nasi goreng buat makan," ucapnya.

Sejak dini hari tadi, Galih Ginanjar dibawa oleh pihak kepolisian ke Polda Metro Jaya dari sebuah hotel di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Hingga saat ini Galih masih menjalani pemeriksaan dengan statusnya sebagai tersangka.

Kurang sehat

Barbie Kumalasari kondisi badannya sebetulnya kurang sehat. Maklum, ia kurang tidur sejak suaminya, Galih Ginanjar, berurusan dengan hukum.

Hari ini misalnya, ia menyambangi Polda Metro Jaya untuk menemani Galih Ginanjar yang sudah diperiksa sejak pagi. Sedangkan Barbie sendiri baru selesai diperiksa pada Kamis dini hari tadi.

Halaman
1234
Penulis: Nurul Hanna
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved