Sabtu, 30 Agustus 2025

Serial Netflix

3 Pernyataan yang Dilontarkan Pangeran Harry dalam Serial Dokumenter Terbarunya, Sesuai Fakta?

Pangeran Harry menyebut tidak mendapat dukungan sepulangnya dari Afghanistan, benarkah? Ini 3 klaim yang dilontarkannya dalam serial dokumenter baru.

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Salma Fenty
Netflix
Pangeran Harry dalam serial dokumenter Heart of Invictus. Pangeran Harry menyebut tidak mendapat dukungan sepulangnya dari Afghanistan, benarkah? Ini 3 klaim kontroversial yang dilontarkannya dalam serial dokumenter baru Netflix. 

“Pemicunya bagi saya sebenarnya adalah kembalinya saya dari Afghanistan."

"Namun hal yang muncul adalah ketika saya berusia 12 tahun, yaitu pada tahun 1997."

“Kehilangan ibu saya di usia yang begitu muda, trauma yang saya alami, tidak pernah saya sadari. Itu tidak pernah dibahas.”

Harry menambahkan: "Perjuangan terbesar bagi saya adalah ... tidak ada seorang pun di sekitar saya yang benar-benar dapat membantu."

"Saya tidak memiliki struktur pendukung, jaringan, atau saran ahli untuk mengidentifikasi apa yang sebenarnya terjadi dengan saya."

Bantahan: Dalam dua wawancara sebelumnya, Harry mengklaim bahwa dia menerima dukungan psikologis dari Angkatan Darat sekembalinya dari Afghanistan.

Harry juga mengatakan bahwa saudara laki-lakinya berperan penting dalam membujuknya untuk mencari terapi guna mengatasi trauma atas kematian ibunya.

Dalam wawancara tahun 2016, Harry membahas dukungan psikologis yang diterimanya setelah bertugas di Afghanistan.

Dia berkata: "Angkatan Darat memberi kami sesi sehari, dua hari dalam perjalanan kembali melalui Siprus, yang sangat penting bagi semua orang."

Duke melanjutkan dengan mengatakan bahwa apa yang diberitahukan kepada mereka terbukti sangat berharga.

Pangeran Harry tinggalkan sesi wawancara saat ada misi militer mendesak
Pangeran Harry diwawancarai saat bertugas di Afghanistan (Marie Claire)

Baca juga: Kontrak Podcast Pangeran Harry dan Meghan Markle Tidak akan Diperpanjang Spotify

Wawancara kedua yang diberikan pada wawancara tahun 2017 juga tampaknya bertentangan dengan komentar bahwa dia tidak mendapat dukungan.

Harry memberi tahu Bryony Gordon bahwa dia memuji Pangeran William dan beberapa teman dekatnya karena membujuknya untuk menjalani terapi.

Harry juga mengatakan kepada podcast Mad World bahwa masalah kesehatan mentalnya tidak ada hubungannya dengan Afghanistan tetapi karena dia sedang memproses kematian ibunya.

2. Media Inggris mengabaikan berita tentang tentara yang terluka

Klaim: Pangeran Harry melancarkan serangan terhadap media dengan mengklaim bahwa pers Inggris tidak meliput pasukan Inggris yang terluka di Afghanistan.

Pria berusia 38 tahun itu menggambarkan dirinya dievakuasi pulang dari zona perang pada tahun 2008 ketika embargo media terhadap penempatannya dicabut.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan