Minggu, 31 Agustus 2025

Alami Kecelakaan Saat Mulai Syuting Cinta Tak Pernah Tepat Waktu, Hanung Bramantyo Sempat Pesimis

Akibat cedera yang dialami, Hanung bahkan tidak bisa mengarahkan langsung di lokasi syuting dan hanya bisa memberikan instruksi melalui video call

Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
HANUNG KECELAKAAN SEBELUM SYUTING - Hanung Bramantyo curhat bahwa dirinya sempat kecelakaan sebelum menyutradarai film 'Cinta Tak Pernah Tepat Waktu' hingga harus mengarahkan lewat video call, ditemui usai gala premiere di XXI Plaza Senayan, Jakart Pusat, Senin (10/2/2025). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sutradara Hanung Bramantyo membagikan cerita tentang proses syuting film terbarunya, Cinta Tak Pernah Tepat Waktu.

Ia mengungkapkan bahwa produksi film ini sempat menghadapi kendala besar setelah dirinya mengalami kecelakaan.

Akibat cedera yang dialami, Hanung bahkan tidak bisa mengarahkan langsung di lokasi syuting dan hanya bisa memberikan instruksi melalui video call.

"Beberapa hari syuting, saya kecelakaan. Kaki saya patah.

Saya enggak di lokasi, cuma pegang iPad dan direct dari sana," ucap Hanung Bramantyo saat ditemui di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Senin (10/2/2025).

"Saya merasa film ini cukup berjarak dengan saya, dengan segala dilemanya. Sampai saya sempat bilang ke produser, ‘Udahlah, bikin film ini nanti aja,’" tutur Hanung.

Baca juga: Hanung Bramantyo: Aktor Film Harus dari Panggung Teater, Bukan dari Medsos dengan Followers Bejibun

Sempat Pesimis, Hasilnya Justru Lebih Hidup

Meski awalnya pesimis, Hanung akhirnya dibuat terkejut dengan hasil akhir filmnya.

"Pas editing, kok filmnya malah hidup ya? Bahkan lebih hidup dari yang saya bayangkan saat saya hands-on," katanya.

"Saya sampai meminta orang-orang yang tidak terlibat dalam produksi untuk menonton. Mereka bilang filmnya tidak membosankan. Itu berarti metode saya berhasil," jelas Hanung.

Dibintangi Refal Hady dan Deretan Aktris Berbakat

Film ini dibintangi Refal Hady sebagai Daku, seorang penulis yang bergulat dengan ketidakpastian dalam hubungan.

Ia beradu akting dengan Nadya Arina, Givina Lukita, Carissa Perusset, dan Mira Filzah, yang memerankan perempuan-perempuan yang hadir dalam hidupnya.

Refal Hady mengaku bahwa tantangan terbesar dalam film ini adalah mendalami karakter Daku, pria yang penuh keraguan dalam hubungan.

"Gue kayak ditampar sama karakter Daku, gue ada di posisi itu.

Hampir setiap cowok takut sama komitmen. Bukan takut dengan hubungan, tapi takut sama dirinya sendiri," ungkap Refal Hady.

"Gue kan nol soal nulis. Jadi Mas Hanung banyak ngejelasin soal karakter ini. 

Halaman
12
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan