Jumat, 8 Mei 2026

'Tarik Tambang' Lagu Baru Methosa, Kritik Tajam Maraknya Tambang Ilegal

Band Methosa mengajak masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama melindungi wilayah dari eksploitasi tambang liar. 

Tayang:
Dok pribadi
LAGU BARU METHOSA - Band Methosa merilis karya terbaru mereka berjudul “Tarik Tambang”. Lagu ini dibalut dengan pesan kritis terhadap maraknya aktivitas pertambangan ilegal di Indonesia. (HO). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah

TRIBUNNEWS.COM - Band Methosa merilis karya terbaru mereka berjudul “Tarik Tambang”.

Lagu ini berbalut pesan kritis terhadap maraknya aktivitas pertambangan ilegal di Indonesia. 

Methosa menegaskan bahwa manfaat tambang akan dirasakan jika pengelolaannya dilakukan secara resmi, berizin, serta tidak menimbulkan dampak negatif.

Sebaliknya, tambang ilegal justru menjadi musuh masyarakat.

Baca juga: Methosa, Grup Band Metal Rina Nose Ikut Manggung Saat Hari Buruh, Vokalis: Nuansanya Magis

Kegelisahan terhadap fenomena inilah yang melatarbelakangi Methosa menciptakan “Tarik Tambang”.

“Lagu ini bercerita tentang keresahan masyarakat saat daerahnya didatangi ‘orang yang membawa alat berat, mengambil alih hutan adat, dan merampas tanah rakyat’ demi keuntungan yang tak pernah dinikmati warga,” ungkap Methosa dalam keterangan resmi, Jumat (8/8/2025).

Pesan tersebut dikemas dalam nuansa musik penuh warna, lengkap dengan sentuhan suling dangdut.

Di baliknya, tersimpan kritik mendalam dan ajakan untuk waspada terhadap ancaman tambang ilegal.

“Kami ingin kritik ini menjadi pengingat sekaligus penyeimbang peradaban,” tulis mereka.

Band ini juga mengajak masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama melindungi wilayah dari eksploitasi liar. 

“Surga terakhir di bumi sudah jadi korban. Waspadalah, bukan tidak mungkin besok mereka ada di halaman belakang rumah kita,” tutup Methosa.

 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved