Bantah Isu Mundur dari DPR, Pasha Ungu Sebut Kenaikan Tunjangan Anggota Dewan Sudah Dihitung Baik
Kenaikan tunjangan rumah anggota DPR RI hingga sebesar Rp 50 juta jadi sorotan di media sosial. Masyarakat menilai kenaikan itu, berlebihan.
Penulis:
M Alivio Mubarak Junior
Editor:
Willem Jonata
Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Vokalis band Ungu sekaligus anggota DPR RI, Pasha membantah gosip yang menyebutnya mengundurkan diri dari kursi parlemen.
Diketahui, rumor tersebut beredar luas di TikTok, salah satu konten menyebut pria bernama asli Sigit Purnomo itu akan mundur dari DPR usai kabar kenaikkan gaji.
Terkait ini, Pasha merasa masih memiliki tanggung jawab besar serta amanat dari masyarakat yang telah memilihnya.
Ia pun menegaskan tak pernah ada niatan pengunduran diri.
Baca juga: Pasha Ungu Bantah Isu Mundur dari DPR RI: Setahun Aja Belum
"Saya bilang ya enggaklah. Ini kan enggak main-main, mundur dari DPR itu enggak main-main saya kira," kata Pasha di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (26/8/2025).
Menurut Pasha, sebagai wakil rakyat, ia tidak bisa begitu saja meninggalkan amanah yang sudah diberikan kepadanya.
"Kita kan punya tanggung jawab, punya amanat besar dari masyarakat, khususnya dapil saya, untuk mewakili aspirasi mereka," ungkapnya.
Baru genap setahun menjabat di DPR, Pasha menilai tidak pantas jika dirinya tiba-tiba memutuskan mundur.
"Nah kalau kemudian satu tahun juga belum tiba-tiba main mundur, ya saya kira kurang kesatria," tutur Pasha.
Lebih lanjut, ia menyadari isu seperti ini sulit dicegah karena derasnya arus pemberitaan di luar.
Apalagi banyaknya konten hoaks di sosial media.
Kenaikan gaji dan tunjangan DPR menurut Pasha
Menurut Pasha Ungu, angka kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR, sudah melalui perhitungan dan mekanisme.
"Dalam hal penempatan pendapatan, perhitungan-perhitungan yang dilakukan DPR kan sudah melalui berbagai mekanisme, sudah dihitung," kata Pasha di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (26/8/2025).
Pasha menambahkan, tunjangan tersebut diberikan karena tidak semua anggota DPR berdomisili di Jakarta.
Sempat Bicara Kasar, Ahmad Sahroni Kini Ngaku Diam-diam Dengarkan Orasi Massa 'Bubarkan DPR' |
![]() |
---|
Polda Metro Jaya Tangkap 351 Orang Demo Ricuh di DPR, Separuhnya Pelajar Korban Medsos |
![]() |
---|
Kronologi Lurah Manggarai Selatan Jadi Sasaran Amukan Massa Demo DPR 25 Agustus, Mobil Dinas Rusak |
![]() |
---|
Pembelaan DPR soal Tunjangan Naik Bikin Rakyat Tambah Marah, Pengamat: Publik Butuh Penjelasan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.