Sikap Barasuara saat Santer Isu Musisi Indonesia Ikut Cabut dari Spotify
Isu boikot terhadap platform streaming musik Spotify beredar di kalangan musisi tanah air.
Barasuara sendiri hingga kini masih mempertahankan seluruh katalog musik mereka di berbagai layanan streaming, termasuk Spotify, sambil tetap menyuarakan pesan-pesan kemanusiaan melalui karya.
Seringai Cabut Dari Spotify
Sebagai informasi, grup musik Seringai tiba-tiba tak lagi menampilkan katalog lagu-lagu mereka di platform streaming Spotify.
Pantauan Tribunnews, seluruh lagu dan album Seringai sudah tak tersedia lagi di Spotify.
Namun, nama Seringai masih bisa ditemukan dengan hanya menyisakan dua lagu soundtrack berjudul Satu Sisi dan Menyerang, serta Lencana.
Kabar tersebut pun dikonfirmasi langsung oleh manajer Seringai, Wendi Putranto.
Ia membenarkan bahwa band yang kini digawangi Arian Arifin, Sammy Bramantyo, dan Edy Khemod itu resmi menarik seluruh katalog mereka dari Spotify.
“Betul, hanya mundur dari Spotify. Tapi masih tersedia di streaming platform musik lainnya kok,” kata Wendi Putranto saat dihubungi awak media, Selasa (14/10/2025).
Menurut Wendi, keputusan Seringai ini merupakan bentuk sikap atas tindakan CEO Spotify, Daniel Ek.
“Karena Daniel Ek (CEO Spotify) terbukti melakukan investasi sebesar 600 juta Euro ke perusahaan teknologi drone & AI untuk pengembangan militer. Band members Seringai dan seluruh karya yang diciptakan oleh mereka menolak terafiliasi dengan kegiatan tersebut maupun menolak mendukung peperangan,” jelas Wendi.
Sebelumnya, grup Majelis Lidah Berduri juga menarik seluruh katalog musiknya dari Spotify sebagai bentuk protes terhadap langkah investasi kontroversial tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/spotify-premium-_.jpg)