Senin, 8 Juni 2026

Tantangan Joshua Suherman Jadi Konsultan Komedi Film Sekawan Limo 2

Joshua Suherman membongkar rahasia di balik proses kreatif pembuatan lelucon dalam film garapan Bayu Skak tersebut.

Tayang:
Tribunnews.com/M Alivio Mubarak Junior
KONSULTAN KOMEDI - Joshua Suherman di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026). Ia menceritakan tantangannya sebagai konsultan komedi untuk film Sekawan Limo 2: Gunung Klawih. 

Ringkasan Berita:
  • Menurut Joshua, menciptakan komedi yang berkualitas dalam sebuah film bukanlah pekerjaan mudah
  • Baginya, kunci utama komedi yang efektif adalah yang menyatu dengan alur cerita
  • Salah satu metode tak terduga yang diungkapkan Joshua untuk mencapai komedi yang natural adalah dengan memberi kebebasan kepada para aktor

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di balik adegan-adegan lucu di film Sekawan Limo 2 ada peran penting Joshua Suherman.

Tak hanya sebagai pemain, pria yang akrab disapa Jojo ini juga didapuk menjadi konsultan komedi dalam film ini.

Menurut Joshua, menciptakan komedi yang berkualitas dalam sebuah film bukanlah pekerjaan mudah.

Ia membongkar rahasia di balik proses kreatif pembuatan lelucon dalam film garapan Bayu Skak tersebut.

"Justru sebenarnya tantangan terbesarnya adalah, eh, kalau membuat adegan lucunya sih ya enggak, enggak susah, tapi lucu itu kan relatif," kata Joshua di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026).

Baca juga: Alasan Bayu Skak Plesetkan Nama Gunung Kawi Jadi Gunung Klawih di Sekawan Limo 2

Baginya, kunci utama komedi yang efektif adalah yang menyatu dengan alur cerita.

"Lucu yang enggak maksa, yang tetap mengalirkan cerita, bukan cuma tempelan, itu yang jadi PR sebetulnya," ungkapnya.

Salah satu metode tak terduga yang diungkapkan Joshua untuk mencapai komedi yang natural adalah dengan memberi kebebasan kepada para aktor.

Alih-alih menuntut para pemain untuk patuh seratus persen pada skrip, Joshua justru berharap mereka bisa berimprovisasi.

"Nah, aku malah penginnya mereka enggak patuh karena aku juga butuh, eh, mereka yang tahu karakter mereka," jelasnya.

Menurutnya, para aktor adalah orang yang paling memahami karakter yang mereka perankan. 

Oleh karena itu, diskusi dan improvisasi menjadi kunci untuk menghasilkan lelucon yang terasa hidup dan sesuai dengan karakter masing-masing.

"Itu (karakter mereka) masuk akal enggak kalau ngejok begini, gitu. Jadi, eh, diskusi, bentuknya sama-sama diskusi," bebernya.

Kolaborasi antara Joshua Suherman, sutradara Bayu Skak, dan para pemain lainnya inilah yang diharapkan dapat membuat komedi dalam Sekawan Limo 2 terasa lebih segar dan tidak sekadar menjadi bumbu pelengkap cerita horornya.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved