Sabtu, 16 Mei 2026

Syuting Film 'Riba', Fanny Ghassani Terjebak Longsor di Pegunungan

Menurut Fanny, pengalaman itu justru membuat seluruh kru semakin kompak dan menghargai proses di balik layar. 

Tayang:
Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana
SYUTING FILM HOROR - Fanny Ghassani ditemui di kawasan Thamrin Jakarta Pusat, Rabu (15/10/2025). Ia menceritakan tantangannya selama syuting film tersebut di kawasan pegunungan. 

Ringkasan Berita:
  • Proses syuting film Riba di kawasan pegunungan berlangsung sekitar tiga minggu
  • Kru dan pemain menghadapi tantangan ekstrem selama syuting
  • Film Riba diadaptasi dari kisah nyata yang viral di media sosial X melalui thread karya @mitologue

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Fanny Ghassani membintangi film horor berjudul 'Riba'. 

Dalam film Riba, Fanny berperan sebagai Rohmah, perempuan yang digambarkan sebagai sosok istri penyayang, rapi, dan rasional.

Namun tanpa disadari terjebak dalam situasi mengerikan yang berawal dari kesalahan fatal sang suami.

“Rohmah itu kepribadiannya sangat pragmatis, kurang percaya hal-hal mistis, perfeksionis, dan tulus banget sama suaminya tanpa ada curiga atau prasangka apa pun,” ungkap Fanny Ghassani ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (15/10/2025).

Baca juga: Fanny Ghassani Bintangi Arab Maklum 3, Perannya di Film Itu Mirip Kehidupan Nyata

Meski karakternya tampak sederhana, Fanny mengaku harus benar-benar menyelami emosi mendalam untuk memahami sisi Rohmah yang kuat tapi juga rapuh. 

"Dia pernah mengalami kesulitan secara mendalam sebelum menikah dengan Sugih (yang diperankan oleh Karim). Jadi harus bisa menampilkan dua sisi: cinta dan ketakutan yang sama-sama intens,” jelasnya.

Fanny cerita soal proses syuting film yang berlangsung sekitar tiga minggu ketika sempat menghadapi kondisi ekstrem saat pengambilan gambar di kawasan pegunungan.

“Kesulitannya lebih ke tantangan di luar syuting. Kita pernah syuting sampai jam tiga atau empat pagi, terus di jalanan longsor," ungkap Fanny.

"Akhirnya kita harus menunggu sampai pagi, tapi longsornya belum juga diperbaiki, jadi memutar lewat jalan lain. Untungnya besoknya libur,” tuturnya.

Menurutnya, pengalaman itu justru membuat seluruh kru semakin kompak dan menghargai proses di balik layar. 

“Horor di lokasi syuting bukan dari hantunya, tapi dari alamnya,” tambahnya sambil bercanda.

Film “Riba” sendiri awalnya berjudul “Getih Anak”, yang diadaptasi dari kisah nyata yang dulu viral di sosial media X.

Cerita itu viral lewat thread karya @mitologue yang telah dibaca hampir empat juta kali. 

Namun, Verona Films memutuskan mengganti judul tersebut menjadi 'Riba' untuk menyesuaikan dengan makna dan pesan moral yang ingin diangkat.

Film ini disutradarai oleh Adhe Dharmastriya, dan tak hanya menawarkan teror makhluk gaib, tapi juga rasa takut yang muncul dari penyesalan dan keserakahan manusia.

Film ini direncanakan akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 4 Desember 2025.

 

(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)

 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved