Film Mengejar Restu Angkat Dilema Keturunan dan Amanat Pesantren, Dibintangi Dimas Seto
Dimas Seto dan Dhini Aminarti hadir di film Mengejar Restu. Konflik keluarga, keturunan, dan pesantren jadi sorotan utama
Ringkasan Berita:
- Dimas Seto dan Dhini Aminarti membintangi film Mengejar Restu yang tayang 11 Desember 2025.
- Film ini mengangkat konflik rumah tangga terkait keturunan dan amanat pesantren keluarga.
- Dimas menilai cerita film merefleksikan ujian hidup dan pentingnya keikhlasan menerima takdir.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior
TRIBUNEWS.COM, JAKARTA - Pasangan suami istri artis, Dimas Seto dan Dhini Aminarti turut membintangi film berjudul Mengejar Restu yang tayang 11 Desember 2025 di bioskop.
Dalam film ini, keduanya juga memainkan peran sebagai suami istri, namun banyak konflik atau perdebatan yang terjadi di antara keduanya.
Salah satunya rasa kebingungan antara keduanya yang harus memiliki anak laki-laki.
Sementara di film Dania (Dhini Aminarti) tidak bisa melahirkan lagi setelah rahimnya harus diangkat saat melahirkan anak pertama mereka, Arumi.
Disinggung terkait kisahnya apakah ada kesamaan dengan kisahnya di dunia nyata, Dimas Seto menyebut permasalahannya justru lebih dari itu.
"Oh pembahasan kami lebih dari itu. Namanya hidup pasti ga lepas dari yang namanya ujian," kata Dimas Seto saat jumpa pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/12/2025).
Baca juga: Dimas Seto Ungkap Perubahan Gary Iskak sebelum Tutup Usia: Kita Senang Lihatnya
"Tapi ujian itu hadir sesuai kemampuan masing-masing ya ga mungkin kita hidup tanpa diuji begitupun di film ini diuji dengan permasalahan masing-masing," lanjutnya.
Menurutnya, dalam hidup pasti selalu ada ujian berat begitupun yang tercermin dalam film ini.
Ia menilai terkadang manusia memiliki ekspektasi namun pada akhirnya faktanya tidak sesuai harapan.
"Kadang harapan itu tidak sesuai dengan takdir, tapi bagaimana kita bisa menerima takdir itu dengan keikhlasan," jelas Dimas Seto.
Film produksi Bahagia Pictures ini mengisahkan Faiz (Dimas Seto) putra dari KH Abdullah (Hengki Tornando), pemilik Pondok Pesantren Tahfidz Al-Mubarak.
Ia harus menerima takdirnya untuk meneruskan wasiat sang ayah, yakni mengurus pondok pesantren gratis bagi anak yatim dan dhuafa.
Bagi Faiz, menjalankan amanat itu bukanlah beban.
Ia dikenal sebagai pria sukses, mapan secara finansial, dan memiliki pengetahuan agama yang kuat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/dimasseto232222.jpg)