Beda Parenting Tegas dan Galak, Apa Dampaknya untuk Kesehatan Mental Anak?
Banyak orangtua masa kini mengaku kebingungan saat menjalani peran pengasuhan. Mau tegas tapi takut galak dan melukai mental.
Karena itu, ketika anak dianggap “susah diatur”, perlu ada refleksi dari orang tua tentang pola komunikasi dan sikap yang ditampilkan di rumah.
Ia menekankan bahwa rumah adalah madrasah atau 'sekolah' pertama bagi anak.
Apa yang dilihat dan dirasakan anak di rumah akan membentuk cara berpikir dan berperilaku di luar.
Dalam konteks kesehatan, Wiwik menegaskan bahwa parenting bukan sekadar soal kepatuhan, tetapi juga soal kesehatan mental anak.
Pola asuh yang tegas namun hangat membantu anak merasa aman, dipahami, dan dihargai.
Sebaliknya, pola asuh yang galak dan penuh tekanan berisiko menimbulkan stres kronis pada anak, yang dapat berdampak pada emosi dan perilaku jangka panjang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/mom-and-kids-dampak-buruk-sering-memarahi-anak_20201008_131114.jpg)