Polemik Beasiswa LPDP
Sosok & Rekam Jejak Influencer Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP yang Viral Pamer Status WNA Anaknya
Nama Dwi Sasetyaningtyas viral setelah alumi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini pamerkan status WNA Inggris anaknya.
Ringkasan Berita:
- Nama Dwi Sasetyaningtyas viral setelah alumi beasiswa LPDP ini pamerkan status WNA Inggris anaknya.
- Tak hanya perempuan yang disapa Tyas saja yang 'disemprot' netizen, suaminya juga kena imbasnya,
- Lantas, siapa Dwi Sasetyaningtyas? Ini sosok dan rekam jejaknya.
TRIBUNNEWS.COM - Nama Dwi Sasetyaningtyas viral setelah alumi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini pamerkan status WNA Inggris anaknya.
Sosok yang akrab disapa Tyas kini tengah menjadi pusat perhatian publik karema memicu kontroversi besar setelah secara terbuka menyebut nada kekecewaan tentang statusnya sebagai WNI.
"Cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan paspor kuat WNA," tulisnya dalam salah satu konten.
Netizen langsung ramai mengkritik aksi alumni beasiswa LPDP tersebut karena dinilai tak patut menghina negara Indonesia yang sudah membantunya kuliah.
Suami Terseret, Diminta Kembalikan Dana LPDP
Dampak dari kegaduhan ini kini merembet langsung kepada suaminya, Arya Pamungkas Iwantoro.
Nama Arya ikut terseret setelah warganet menelusuri status kontribusi beasiswanya.
Arya, yang saat ini menetap di Inggris dan bekerja di University of Plymouth, diduga belum menyelesaikan kewajiban pengabdian atau return rate di Indonesia sebagaimana diatur dalam regulasi beasiswa pemerintah.
Akibat dari dugaan pelanggaran tersebut, Arya kini dijatuhi sanksi berat.
Ia diwajibkan untuk mengembalikan seluruh dana beasiswa LPDP yang telah ia terima, lengkap dengan besaran bunga sesuai ketentuan yang berlaku.
Mengingat biaya pendidikan di luar negeri yang sangat tinggi, jumlah yang harus dikembalikan disinyalir mencapai angka miliaran rupiah.
Masalah ini semakin panjang hingga Dwi mendapat teguran dari LPDP.
"LPDP menyayangkan terjadinya polemik di media sosial yang dipicu oleh tindakan salah satu alumni, Saudari DS. Tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai integritas, etika, dan profesionalisme yang ditanamkan LPDP kepada seluruh penerima beasiswa," tulis LPDP di akun resminya @lpdp_ri.
LPDP mengimbau agar yang bersangkutan dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial.